“Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar penting dalam menggerakkan roda perekonomian Indonesia dan melalui program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia (Gernas BBI dan BWI), diharapkan akan semakin memiliki daya tahan dan bertumbuh kembang," ujar Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Henky H.P Manurung melalui keterangan resminya yang dikutip Jumat (21/10/2022).
Selanjutnya, Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf, Anggara Hayun Anujuprana memaparkan tentang permasalahan UMKM akibat Covid-19 yang memberikan dampak pada mayoritas UMKM berupa penurunan penjualan atau permintaan usaha.
"Solusi akses pembiayaan yang dapat diberikan untuk UMKM dapat berasal dari perbankan berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun non perbankan melalui Security Crowdfunding, Angle Investor atau teknologi finansial ," kata Hayun.
Narasumber yang hadir dalam kegiatan dimaksud yaitu Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf dan Pejabat Regional CEO BRI Medan. Dalam laporannya, Ketua pelaksana, Mugiyanto menyampaikan bahwa kegiatan Coaching Clinic KUR Sektor Parekraf ini merupakan salah satu upaya memperkuat model pemberdayaan, disamping sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap keberadaan UMKM dalam menopang pertumbuhan ekonomi UMKM yang berada di Kota Medan dan sekaligus diharapkan mampu menjadi suatu gerakan bersama untuk menciptakan lapangan pekerjaan khususnya di Kota Medan.
Berdasarkan data dari SIKP, pada bulan Januari sd September 2022, penyaluran KUR oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Sumatera Utara khusus untuk Sektor Parekraf telah tersalurkan sebesar Rp1,03 triliun dengan jumlah 22.138 debitur.
Sedangkan khusus untuk Kota Medan telah terealisasi penyaluran KUR sebesar Rp190,8 miliar dengan jumlah 4011 debitur.
Hasil validasi yang dilakukan oleh Tim BRI terhadap peserta pada saat kegiatan Coaching Clinic berlangsung, diperoleh komitmen pembiayaan sebesar Rp2,05 miliar untuk 40 pelaku usaha Parekraf. Diharapkan peserta lainnya yang masih dalam proses validasi dapat juga memperoleh fasilitasi pembiayaan Program Kredit Usaha Rakyat.
(Zuhirna Wulan Dilla)