Share

Banyak Lahan Tidur Bisa Disulap Jadi Destinasi Wisata

Arif Budianto, Koran Sindo · Minggu 23 Oktober 2022 16:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 23 470 2692770 banyak-lahan-tidur-bisa-disulap-jadi-destinasi-wisata-R51DSigteq.jpg Banyak Lahan Tidur yang Bisa Disulap Jadi Tempat Wisata. (Foto: Okezone.com)

BANDUNG - Banyaknya lahan tidur di Jawa Barat memiliki nilai ekonomi dan produktif. Lahan tersebut bisa dimanfaatkan sebagai destinasi wisata alam atau agro wisata.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim mengatakan, banyaknya lahan tidur yang mampu disulap menjadi lahan produktif untuk pertanian atau agro wisata.

"Sudah banyak yang sukses dalam mengelola alam yang dijadikan lahan produksi, wisata alam, dan sebagainya, " kata dia, Minggu (23/10/2022).

Baca Juga: Proyek Ibu Kota Baru Pakai Konsep Arsitektur Nusantara dan Tropis

Bila potensi keindahan alam dikelola dengan baik dan menggunakan hati, maka akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pariwisata. Apalagi seiring dengan peningkatan taraf hidup masyarakat, maka kebutuhan akan wisata turut meningkat.

Hanya saja, dia mengajak pelaku usaha untuk selalu tekun karena membangun pariwisata tidak bisa instans dan langsung terlihat hasilnya.

"Butuh waktu untuk kita mempromosikannya," jelas dia.

Baca Juga: 3 Sumber Dana Bangun Ibu Kota Nusantara

Arif juga mengajak masyarakat Kuningan bisa memaksimalkan lahan-lahan tidur atau lahan perhutanan sosial untuk kepentingan produktif. Dengan begitu lahan-lahan yang dibagikan pada masyarakat untuk digarap itu bisa dimanfaatkan dan dikembangkan dengan optimal.

"Kami akan menggandeng sejumlah startup sektor pertanian dan perikanan untuk bekerja sama dan mendampingi masyarakat dalam pemanfaatan lahan perhutanan sosial," ucapnya.

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Arif menambahkan, Kemenkop UKM turut mengembangkan destinasi wisata di Indonesia sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat dari aktivitas pariwisata yang ramah lingkungan.

"Karena ini merupakan sektor yang sangat prospektif untuk mendatangkan kesejahteraan kepada masyarakat secara adil dan merata tanpa mengeksploitasi alam secara berlebihan. Kami harap sektor ini dapat memberikan kontribusi besar bagi perekonomian masyarakat sekitar," kata Arif.

Namun, kata Arif, pekerjaan rumah besar ini tidak dapat dilakukan sendiri. "Butuh kolaborasi multipihak. Kita harus memperkuat semangat kolaborasi dalam mengarusutamakan peran UMKM dalam perekonomian nasional," Imbuh dia. 

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini