JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan dalam melakukan riset di bidang sumber daya air (SDAk) diperlukan keterlibatan dari perguruan tinggi negeri.
Hal tersebut disampaikan Menteri Basuki saat membuka Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) 39 Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI) di Auditorium Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Tadi disampaikan oleh Ketua Umum HATHI pada acara ini akan ada MoU dengan sejumlah perguruan tinggi. Hal ini sejalan dengan keputusan saya bahwa di setiap bendungan setelah selesai pembangunan, semua alat-alat akan kami akan serahkan ke kampus terdekat sebagai bahan laboratorium untuk riset," kata Menteri Basuki pada keterangan tertulisnya, Jumat (28/10/2022).
BACA JUGA:Siaga Musim Hujan, BPBD DKI Data Sumber Daya Penanggulangan Bencana
Ketua Umum HATHI Jarot Widyoko yang juga Direktur Jenderal SDA Kementerian PUPR mengatakan, PIT HATHI tahun 2022 juga sekaligus menandatangani MoU dengan HATHI untuk pengembangan Sumber Daya Manusia di bidang Teknik Sumber Daya Air.
"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri PUPR untuk berkolaborasi dengan Universitas terdekat khususnya semua kegiatan SDA di wilayah terdekat yang dapat dijadikan sarana untuk magang dan praktek lapangan," sambungnya.
Jarot menambahkan Direktorat Jenderal SDA Kementerian PUPR dan HATHI bekerja sama dengan Universitas Mataram akan memfasilitasi kelompok petani dalam mengembangkan sorgum pada lahan seluas 120 hektare di Desa Akar-akar dan 70 hektare di Desa Batujae.
"Pada saat ini sebagai pilot project akan ditanam pada lahan seluas 10 hektare di Desa Akar-akar dan 10 hektare di Desa Batujai," pungkas Jarot.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.