Selain itu, Luhut juga belum dapat memastikan investor mana yang akan melanjutkan pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya.
"Kita lagi hitung, saya pikir kelanjutannya karena cost-nya pasti jauh lebih murah dari Bandung sampai ke Surabaya, karena Jawa ini akan jadi kota pulau. Jadi transportasi ke kereta api cepat itu sudah harus menjadi hal yang mutlak," ungkap Luhut.
"Yang mana aja yang menguntungkan, kita pakai yang mana aja. Jadi kita jangan atau terlalu tergantung pada sesuatu, tetapi yang memberikan tawaran terbaik, mau teknologi transfer itu yang kita akan tuntaskan," pungkasnya.
(Taufik Fajar)