Salah satu kepentingan bisnis utamanya ada pada cabang Catamaran Ventures — pemodal ventura dan ekuitas swasta — berbasis di London, yang didirikan oleh Murty dan Sunakpada 2013. Mereka juga berinvestasi di perusahaan-perusahaan rintisan.
Berdasarkan catatan Companies House, Murty juga terdaftar sebagai direktur Digme Fitness, jaringan gym yang pembayarannya berdasarkan kedatangan pengguna.
Pada profil LinkedIn Murty tercantum posisinya sebagai direktur New & Lingwood, yang menjual pakaian pria kelas atas.
6. Permasalahan Status Non Domisili dan Pajak
Di awal tahun 2022, Murty jadi sorotan karena status non domisili. Dirinya menjadi penduduk yang berdomisili tetap di luar Inggris, sehingga tak perlu membayar pajak penghasilan dari luar negeri.
Namun setelah itu, Murty setuju untuk membayar pajak Inggris atas pendapatannya di seluruh dunia.
7. Sahamnya di Infosys Memicu Kontroversi
Menurut laporan tahunan terbaru, Murty memiliki 0,9% saham di Infosys yang bernilai sekitar £700 juta (Rp12,3 triliun).
Kepemilikan sahamnya di Infosys ini memicu kontroversi setelah invasi Rusia ke Ukraina.
Perusahaan itu ditekan untuk menghentikan operasinya di Moskow. Pada April, BBC diberitahu bahwa Infosys akan menutup kantornya di Rusia.
(Taufik Fajar)