JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengingatkan soal waktu Indonesia menjadi popular culture sangat terbatas. Batas waktunya hanya sampai 2038.
Menurutnya, jika waktu tersebut terlampaui, Indonesia akan kehilangan momentum berharga. Untuk itu, dukungan pemerintah dan pihak terkait terhadap industri kreatif harus dimaksimalkan.
Baca Juga: Alasan Kenapa Rhoma Irama disebut Raja Dangdut, Salah Satunya Buat 1000 Lagu
“Contohnya mendorong agar dapat memberikan penghargaan kepada musik dangdut di Indonesia. Amerika saja mendorong country music, masa iya kita tidak bisa mendorong dangdut. Saya ingin penghargaan kepada insan musik dangdut tak hanya sekadar wacana,” ungkap Erick, Senin (31/10/2022).
Meski begitu, Erick memastikan dukungan pemerintah terhadap industri kreatif tidak mematikan konten asing. Menurutnya, konten lokal dan asing harus diseimbangkan.
Baca Juga: Ayu Ting Ting hingga Happy Asmara Meriahkan Konser Ini Dangdut 2
Sistem ekonomi nasional yang dinilai terbuka mendorong membanjirnya konten asing di dalam negeri. Karena itu, Erick menekan anak bangsa tidak hanya menjadi konsumen dari kreator asing, namun juga menjadi pemain utama.
"Keberpihakan tersebut bukan lantas mematikan konten asing atau memusuhi konten asing yang masuk ke Indonesia. Sebab Indonesia sudah menganut ekonomi terbuka, namun harus diseimbangkan. Jangan sampai bangsa Indonesia hanya sebagai konsumen dari kreator atau konten asing," ujar dia.
Indonesia, lanjut Erick, sejatinya sudah mampu memproduksi konten lokal. Dia mencontohkan dari lina film buatan anak bangsa, setidaknya sudah ditonton 27,1 juta penonton. Jumlah tersebut lebih tinggi dari penonton film Hollywood yang mencapai 22,1 juta.
Jumlah penonton di Tanah Air tersebut menjadi pasar potensial bagi industri perfilman dalam negeri. Sehingga mampu membawa para kreator Indonesia bersaing di industri kreatif secara global.
Erick mengungkapkan pemerintah melalui Kementerian BUMN terus mendorong tumbuhnya konten-konten lokal yang berkualitas.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.