Share

KTT G20, Menko Luhut Sampaikan Permohonan Maaf kepada Warga Bali yang Aktivitasnya Terdampak

Iqbal Dwi Purnama, MNC Portal · Minggu 13 November 2022 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 13 320 2706497 ktt-g20-menko-luhut-sampaikan-permohonan-maaf-kepada-warga-bali-yang-aktivitasnya-terdampak-KpwqBZADoh.jpg Menko Luhut Minta Maaf pada Warga Bali yang Terganggu karena G20. (Foto: Okezone.com/Marves)

JAKARTA - Penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi KTT G20 Bali tinggal menghitung hari. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan permohonan maaf kepada warga Bali yang aktivitasnya terganggu untuk beberapa hari ke depan.

Seperti diketahui, penyelenggaraan G20 membuat aktivitas masyarakat harus dilakukan di rumah. Mulai dari penyelenggaraan pendidikan, hingga aktivitas kerja yang dilakukan masyarakat Bali.

"Kepada warga Bali, saya mohon maaf apabila dalam beberapa hari aktivitasnya terdampak, kami membutuhkan dukungan semua pihak supaya kegiatan ini berlangsung dengan sukses,’’ ungkap Luhut, Minggu (13/11/2022).

Baca Juga: Batal Datang ke Acara G20, Elon Musk Bakal ke Jakarta Desember 2022

Pemerintah daerah sendiri juga telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat mengurangi kegiatan ke luar rumah selama berlangsungnya KTT ini. Bagi kegiatan yang bisa dilakukan di rumah seperti kegiatan sekolah, akan dilakukan secara daring. Untuk karyawan dapat terus beraktivitas dari rumah atau work from home (WFH).

Lebih lanjut Luhut menjelaskan bahwa kegiatan ini akan memberi dampak bukan hanya kepada ekonomi nasional tetapi juga kepada perekonomian propinsi Bali secara khusus.

Baca Juga: Elon Musk Batal ke Bali tapi Hadiri Virtual B20 Summit, Luhut: Pidato 1 Jam

Kontribusi G20 diperkirakan mencapai US$ 533 juta atau sekitar Rp7,4 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada 2022. Sebagain besarnya akan berdampak bagi perekonomian Bali.

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

Konsumsi domestik yang di dorong oleh rangkaian forum G20 diperkirakan naik sampaiRp 1,7 triliun, serta menyerap tenaga kerja hingga 33.000 orang. Terutama tersebar ke sektor transportasi, akomodasi, usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan MICE atau meeting, incentive conference exhibition.

"Bali ingin mengajak dunia untuk pulih bersama, untuk bangkit lebih kuat dengan bergotong royong serta membawa perdamaian bagi masyarakat dunia. Bali membawa aura persahabatan. Bali memberi aura perdamaian. Selangkah lagi Indonesia akan menuntaskan kepemimpinan Indonesia dalam membawa arah G20," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini