Yakuza sendiri diyakini telah melakukan serangkaian kriminalitas, termasuk pengedaran narkoba dan perdagangan manusia. Kini, diperkirakan jumlah anggota yakuza di Jepang mencapai 46.900 orang. Angka tersebut termasuk sedikit dibandingkan tahun 1960-an yang mencapai ratusan ribu anggota
Dulu, yakuza berasal dari kasta terendah Burakumin, kasta yang dipenuhi algojo, tukang jagal, dan pekerja kasar. Kemudian, mereka bergabung mendirikan kelompok untuk melakukan kejahatan.
Yakuza yang berbasis di Jepang ternyata memiliki jaringan ke negara-negara lain di Asia. Jaringan itu pun ditakuti turut dalam membangun aktivitas kriminalitas di berbagai negara Asia.
Itulah 3 negara dengan mafia terbanyak di dunia.
(RIN)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.