Share

Percepat Konversi Motor BBM ke Listrik, Mekanik Bengkel Diberi Pelatihan Khusus

Clara Amelia, Okezone · Selasa 15 November 2022 18:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 15 320 2708189 percepat-konversi-motor-bbm-ke-listrik-mekanik-bengkel-diberi-pelatihan-khusus-AqmlEyWdgW.jpg Konversi Motor BBM ke Listrik. (Foto: Okezone.com/EBTKE)

JAKARTA - Konversi sepeda motor BBM menjadi motor listrik terus dilakukan. Untuk mempercepatnya, pemerintah memberi pelatihan kepada SDM dalam mengkonversi motor BBM ke listrik.

Sebanyak 32 teknisi motor yang bekerja di bengkel sekitar Jabodetabek mengikuti Pelatihan Teknis Konversi Sepeda Motor BBM Jadi Sepeda Motor Listrik secara gratis pada 7 sampai 14 November 2022 di PPSDM KEBTKE Jakarta dan di SMKN 1 Cibinong, Jawa Barat.

Pelatihan diselenggarakan Pusat Pengembangan SDM Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) ini merupakan upaya Kementerian ESDM dalam menghasilkan sumber daya manusia yang cakap dalam konversi motor listrik.

Baca Juga: Begini Mekanisme Konversi Motor BBM ke Listrik

“Pelatihan selama delapan hari ini bertujuan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang mampu melakukan konversi sepeda motor BBM menjadi sepeda motor listrik,” kata Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi A Susetyo Edi Prabowo, Selasa (14/11/2022).

Materi pada Pelatihan ini akan diberikan sebanyak 80 jam pelajaran yang terdiri dari 30 jam pelajaran untuk Teori dan 50 jam pelajaran untuk Praktik dengan menghadirkan Tenaga Pengajar berasal dari Balai Besar Survei dan Pengujian KEBTKE dan BRIN yang berpengalaman dan kompeten di bidang ini.

Transportasi tidak bisa dipisahkan dari kegiatan ekonomi, karena mobilitas masyarakat menjadi tulang punggung perekonomian negara. Kebutuhan transportasi merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi kehidupan manusia, baik itu di daerah pedesaan maupun daerah urban.

Baca Juga: Konversi Motor BBM ke Listrik, Pengamat: Langkah Cerdas

“Orang yang berkomuter setiap hari dari tempat tinggal menuju tempat kerja, dengan perpindahan yang masif, menjadi tanda bergeraknya perekonomian di suatu tempat,” ujar Susetyo Edi Prabowo.

Kegiatan transportasi merupakan aspek yang mengonsumsi energi cukup tinggi.

“Penggunaan kendaraan pribadi menjadi salah satu penyumbang konsumsi bahan bakar fosil. Belum lagi dampak lingkungan yang ditimbulkan seperti emisi CO2 dan gas rumah kaca lain, yang memberikan pengaruh buruk bagi kesehatan dan lingkungan,” kata Susetyo Edi Prabowo.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Pemerintah telah membuat kebijakan transisi energi, yakni menggantikan penggunaan sumber energi fosil menjadi sumber energi baru dan terbarukan secara bertahap, dengan target 23% penggunaan energi baru dan terbarukan pada tahun 2025.

“Indonesia juga telah berkomitmen untuk mengurangi emisi hingga 29% pada tahun 2030. Salah satu misi dari capaian transisi energi ini adalah peralihan menuju penggunaan kendaraan listrik,” kata Susetyo Edi Prabowo.

Sepeda motor menjadi salah satu target dari konversi penggunaan kendaraan listrik, mengingat sepeda motor merupakan andalan mobilitas masyarakat indonesia karena aksesibilitas dan keterjangkauannya. Sepeda motor BBM konvensional dapat dikonversi menjadi sepeda motor listrik, namun dengan tetap mengedepankan performa serta kualitas sehingga layak untuk dipakai sehari hari.

Untuk itu, Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang andal dalam melaksanakan kegiatan konversi sepeda motor BBM menjadi sepeda motor listrik ini, yang diharapkan dapat dicetak melalui pelatihan ini.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini