Share

Rupiah Loyo Usai Suku Bunga Acuan BI Naik Jadi 5,25%

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Kamis 17 November 2022 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 17 320 2709623 rupiah-loyo-usai-suku-bunga-acuan-bi-naik-jadi-5-25-4BM3hCRWGQ.jpg Rupiah Melemah Sore Ini. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah melemah 63 poin ke level Rp15.662 terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Rupiah melemah usai Bank Indonesia memutuskan menaikan suku bunga acuan.

Pengamat Pasar Uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan kali didorong oleh Bank Indonesia (BI) karena kembali menaikkan suku bunga acuan dalam Rapat Dewan Gubernur BI November 2022.

Baca Juga: Sah! BI Naikkan Suku Bunga Acuan Lagi Jadi 5,25%

"Kali ini, BI mengerek BI 7-Days Repo Rate (BI7DRR) sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25%. Selain mengerek suku bunga acuan, BI juga menaikkan suku bunga deposit facility sebesar 50 bps menjadi 4,5% dan suku bunga lending facility sebesar 50 bps menjadi 6%," terang Ibrahim dalam rilis hariannya.

Baca Juga: Naikkan Suku Bunga Jadi 5,25%, BI: Untuk Turunkan Inflasi

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, keputusan BI dalam menaikkan suku bunga acuan ini sebagai langkah front-loaded, pre-emptive, dan forward looking dalam menurunkan ekspektasi inflasi yang saat ini terlalu tinggi dan memastikan inflasi inti kembali ke sasaran lebih cepat dari target.

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

"Selain itu, Perry juga menyebut peningkatan suku bunga acuan ini untuk memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah agar sejalan dengan nilai fundamentalnya. Di tengah tingginya ketidakpastian pasar keuangan global dan makin kuatnya dolar Amerika Serikat (AS)," papar Ibrahim.

Di samping itu, ia memprediksi, untuk perdagangan besok, Jumat (18/11) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp15.640 - Rp15.700.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini