Share

Sandiaga Uno: Wisata Berkualitas Bikin Iklim Ekonomi Kreatif Bertumbuh

Made Argawa, iNews · Kamis 17 November 2022 18:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 17 320 2709710 sandiaga-uno-wisata-berkualitas-bikin-iklim-ekonomi-kreatif-bertumbuh-CA9wYrg6hQ.jpg Menparekraf Ingin Wisata RI Berkualitas. (Foto: Okezone.com/Kemenpar)

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno ingin mewujudkan pariwisata yang berkualitas. Dengan wisata berkualitas dapat menumbuhkembangkan iklim ekonomi kreatif di Indonesia.

Sandi mengatakan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pun berupaya mewujudkan pariwisata berkelanjutan yang ramah lingkungan.

"Pengembangan pariwisata berkelanjutan merupakan hal yang sangat penting bagi upaya membangkitkan sektor parekraf dan membuka lapangan kerja di Indonesia," ujarnya, Kamis (17/11/2022).

Baca Juga: Global Tourism Forum Harus Beri Solusi Atas Tantangan Dihadapi Industri Pariwisata

Dirinya optimistis dan melihat ada sekitar tiga juta lapangan kerja yang bisa diciptakan melalui pariwisata berkelanjutan.

“Karena ini melingkupi sektor pertanian, industri perhotelan serta restoran dan kafe yang bisa onboard,” ujarnya.

Baca Juga: Bertemu Senator Malaysia, Menparekraf Tingkatkan Bisnis Ekraf dan Kunjungan Wisman

Salah satu untuk mewujudkan wisata berkualitas, Sandiaga menghitung jejak karbon setelah perhelatan G20 di Bali. Upaya ini untuk mewujudkan pariwisata berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Sandiaga mengatakan, pihaknya telah berkolaborasi dengan salah satu starup yakni, jejakin.com yang merupakan penyedia aplikasi khusus untuk menghitung jejak karbon.

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

“Penghitungan carbon footprint atau jejak karbon ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Nantinya starup jejak.in akan menghitung berapa emisi karbon dari G-20. Selain itu, apakah forum g20 ini berhasil meng-offset atau mengimbangi emisi karbon,” kata Sandiaga.

Nantinya, lanjut Sandi, hasil penghitungan jejak karbon ini disampaikan pada Asean Travel Forum di Februari 2023. Ini adalah gold standard dari event berkelas dunia, di mana sustainable tourism ini mengharuskan untuk memiliki konsep Green MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini