Share

Kena PHK Ruangguru, Eks Karyawan Ini Akui Kapok Kerja di Startup

Dinar Fitra Maghiszha, MNC Portal · Rabu 23 November 2022 17:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 23 320 2713420 kena-phk-ruangguru-eks-karyawan-ini-akui-kapok-kerja-di-startup-U4j6fMeK8x.JPG PHK. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Ratusan mantan karyawan startup edu-techno Ruangguru mulai mencari pekerjaan baru setelah terdampak kebijakan pemutusan hubungan kerja/PHK yang terjadi sejak Jumat pekan lalu (18/11/2022).

Sejumlah dari mereka mengaku kapok masuk dalam industri yang sama.

Sebelumnya perusahaan memastikan adanya dampingan bagi para pekerja terdampak melalui konsultasi pengembangan karier, psikologis, termasuk menghubungkan ke perusahaan sejenis yang sedang membuka rekrutmen.

Seorang bekas pekerja Ruangguru yang tak disebutkan namanya mengaku ingin beranjak ke luar dari pekerjaan industri startup karena dinilai masih belum stabil dalam menghadapi tantangan ekonomi.

 BACA JUGA:Curhat Korban PHK Ruangguru: CEO Belva Bilang Tak Ada PHK tapi...

"Udah kapok saya (di startup)," katanya kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (23/11/2022).

Perempuan yang bekerja sebagai desain grafis lebih dari tiga tahun itu menyebut prestasi dan loyalitas tidak menjamin keberlangsungan kariernya di bekas perusahaannya.

Secara spesifik, dia menyebut Ruangguru masih kesulitan dalam memprediksi perkembangan pasar, sehingga berdampak terhadap kondisi internal, termasuk tenaga kerja.

"Ruangguru terlalu ngejar growth, juga terlalu ngandelin investor, ntar kalau penjualan ga bagus, bingung balikin duitnya," terangnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Pernyataan tersebut sebelumnya juga disinggung oleh sejumlah analis, yang memprediksi tren PHK di lingkungan perusahaan teknologi masih akan berlanjut.

Tekanan makro yang cukup berat pasca-pandemi dipandang masih akan membebani pendanaan, seperti lonjakan inflasi, tren suku bunga, pelemahan daya beli, hingga risiko geopolitik.

"Banyak investor menjauhi perusahaan dengan valuasi tinggi tetapi secara profitabilitas rendah, atau model bisnis nya tidak sustain (berkelanjutan)," kata Ekonom Center of Economic and Law Studies Celios, Bhima Yudhistira, pada Selasa (22/11/2022).

Melihat fenomena ini, mantan karyawan Ruangguru tersebut mengaku khawatir kariernya akan terancam PHK, apabila masuk dalam industri yang sama.

Kemapanan pekerjaan dipandang menjadi hal penting demi menjaga kelangsungan áctive incomenya di masa depan.

"Kalau masuk industri startup, saya takut udah kerja serajin apapun ujung-ujungnya tetep dibuang," pungkasnya,

Sebelumnya, Ruangguru memastikan semua karyawan yang terdampak PHK telah mendapatkan pesangon, uang penghargaan masa kerja, dan perpanjangan asuransi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini