Share

Ternyata Ada Konglomerat Berobat Pakai BPJS Kesehatan

Tim Okezone, Okezone · Kamis 24 November 2022 18:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 320 2714221 ternyata-ada-konglomerat-berobat-pakai-bpjs-kesehatan-KuDOrKT5zo.png Menkes soal BPJS Kesehatan Khusus Orang Kaya

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkap fakta terbaru perihal peserta BPJS Kesehatan. Ternyata, ada peserta BPJS Kesehatan yang berasal dari 'konglomerat' alias orang kaya yang berobat ke Rumah Sakit (RS) pakai BPJS Kesehatan.

Hal ini yang membuat beban keuangan BPJS Kesehatan dalam beberapa tahun terakhir membengkak.

"Sering mendengar banyak orang kaya, yang dibayarkan besar itu banyak konglomerat juga mendapatkan perawatan kesehatan dari layanan BPJS Kesehatan," kata Budi dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR yang disiarkan secara virtual, Rabu (23/11/2022).

BACA JUGA:BPJS Kesehatan untuk Orang Kaya, Begini Konsepnya 

Untuk itu, Menkes berencana membuat BPJS Kesehatan khusus orang kaya. Hal ini agar pelayanan yang didapat sepadan dan iuran BPJS Kesehatan ditanggung secara pribadi. Nantinya skema dengan mengombinasikan layanan BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta.

"Kalau saya pelajari BPJS mau dibikin sustainable harus dibikin kelasnya standar satu. Kita melayani seluruh masyarakat menggunakan konsep universe social coverage (universe health coverage), itu standarnya satu. Untuk nasabah-nasabah yang kaya, itu dia harusnya bisa menambah dengan mengkombinasikan iuran jaminan sosial BPJS dan swasta, dan bersangkutan harus membayar sendiri," ujarnya.

Dia menjelaskan kalau hal ini diterapkan, maka para masyarakat kalangan bawah bisa dibayarkan iurannya oleh pemerintah dan tepat sasaran pelayanannya.

"Sedangkan yang miskin itu dibayarkan oleh pemerintah untuk dari yang dasar, sehingga itu demikian akan memastikan BPJS tidak kelebihan bayar atau kelebihan bayar diberikan kepada orang-orang yang tidak seharusnya tidak dibayar," katanya.

 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Kemudian, dia meminta agar BPJS Kesehatan melakukan manajemen secara perinci serta dia juga akan mendata siapa saja orang kaya itu, dengan melihat berapa tarif listrik, kartu debit dan lain-lain.

Dia menegaskan kalau tidak dikelola tentu ini akan berdampak pada keuangan BPJS Kesehatan. Dengan demikian, perlu mengkombinasikan asuransi swasta dengan BPJS Kesehatan bagi masyarakat golongan mampu.

"Saya sendiri banyak ke BPJS nanti saya sendiri akan bertanya kepada Pak Gufron dan akan melihat 1.000 orang yang paling besar expense-nya paling besar di BPJS. Saya mau tarik datanya, saya mau lihat itu PLN-nya berapa kVA, kalau kVA-nya di atas 6.600 Itu sudah pasti orang yang salah," ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini