Reandhy pun berharap pelaku usaha Indonesia yang ikut serta dalam promosi di Korea Selatan mendapatkan pengalaman dan pembelajaran dalam memasuki pasar internasional.
Korea Selatan merupakan salah satu mitra dagang strategis yang menawarkan berbagai potensi bagi Indonesia, mengingat produk domestik bruto dan daya beli masyarakatnya yang tinggi.
Menurut data Korea International Trade Association, Korea Selatan merupakan importir kopi Indonesia terbesar ke- 14 dengan nilai impor periode Januari–Oktober 2022 senilai USD12,4 juta. Ada peningkatan signifikan sebesar 66,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Nilai impor kopi Indonesia di Korea Selatan selama kurun waktu lima tahun terakhir (2017-2021) pun trennya meningkat. Potensi pasar kopi di Korea Selatan sangat tinggi. Potensi tersebut dilandaskan oleh beberapa faktor, yaitu konsumsi kopi masyarakatnya merupakan yang tertinggi di dunia, jumlah toko kopi yang meningkat di tiap tahunnya, dan tren positif impor kopi dari dunia.
“Hal ini membuktikan bahwa di tengah resesi ekonomi sebagai akibat dari pandemi Covid-19, Korea Selatan tetap memilih produk Indonesia. Peluang ini yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku ekspor Indonesia untuk dapat mengekspansi pasar dan meningkatkan ekspor ke Korea Selatan,” urai Reandhy.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)