JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Bahan Bakar Umum (JBU) akan mengalami penurunan. Di mana harga Pertamax semula Rp13.900 per liter turun menjadi Rp12.800 per liter.
Adapun, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati mengungkapkan, penurunan harga Pertamax akan dimulai pada pukul 14.00 WIB.
Terkait hal tersebut berikut Okezone, Sabtu (5/1/2023), telah merangkum fakta mengenai harga pertamax diumumkan seminggu sekali, di bawah ini.
1. Penyebab Turunnya Harga Pertamax 2023
Penurunan dilakukan seiring dengan adanya penurunan harga minyak dunia dari level USD87 menjadi USD79 per barel.
"Sekarang harga minyak dunia turun ke USS79 karena itu sebelum tahun baru kita rapat 3 menteri ada Menkeu, Menteri ESDM dan saya, Ibu Nicke diundang waktu itu, untuk memproyeksikan bagaimana harga BBM yang pasar, yang bukan dibantu pemerintah. Salah satu Pertamax, itu makanya diputuskan kemarin, harga nanti yang hari ini Rp13.900 itu menjadi Rp12.800," kata Erick saat ditemui di SPBU Milik Pertamina di Bilangan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2023).
2. Jadwal Pengumuman Harga BBM
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta pengumuman harga bahan bakar minyak jenis Pertamax non subsidi dilakukan seminggu sekali. Hal itu karena harga BBM RON 92 tersebut mengikuti harga pasar.
“Agar harga Pertamax di Indonesia bisa diumumkan tiap minggu supaya sesuai dengan harga pasar,” ujarnya dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta.
3. JBU Juga Ikut Turun
Tidak hanya Pertamax, JBU lain juga turut mengalami penurunan.
"Demikian juga produk-produk seperti Pertamax Turbo dan juga Pertadex dan lainnya, Dexlite, ini akan juga turun, sesuai dengan formula yang sudah ditetapkan oleh ESDM," ujar Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati.
4. Subsidi Untuk Jenis BBM JBKP dan JBT Tetap Ada
Pemerintah berkomitmen tetap memberikan subsidi bagi masyarakat untuk jenis BBM khusus penugasan (JBKP) Pertalite (harga tetap di Rp10.000/liter, dari harga keekonomian Rp11.050/liter) dan jenis BBM tertentu (JBT) Solar subsidi (harga tetap di Rp6.800/liter, dari harga keekonomian Rp13.300/liter).
5. Alasan Dasar Turunnya Harga BBM
Salah satu alasan yang mendasar adalah turunnya harga minyak mentah dunia.
Pada perdagangan Jumat (30/12/2022) atau hari terakhir perdagangan pada 2022 harga minyak mentah Brent bertengger di level USD85,91 per barel. Sementara, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) dibanderol USD 80,26 per barel.
6. Pengumuman Harga BBM Sedikit Lambat
Pengumuman harga jual terbaru Pertamina memang sedikit lebih lambat dibandingkan badan usaha lain.
Bagi Erick, ini hal yang wajar mengingat Pertamina sebagai BUMN mempertimbangkan berbagai aspek agar tetap dapat menjamin keberlangsungan penyediaan dan penyaluran BBM.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.