Khosrowshahi menjabat sebagai CEO Expedia selama 12 tahun sebelum akhinya memimpin Uber pada 2017.
Sebelum bergabung dengan Expedia, Khosrowshahi bekerja sebagai CEO IAC (Iner Active Corp), sebuah perusahaan media yang berbasis di New York.
Selama masa jabatannya di Expedia, Khosrowshahi mengatakan bahwa dia mendapat pembelajaran berupa keterampilan kepemimpinan, termasuk betapa pentingnya fleksibilitas, serta cara menjadi komunikator dan pendengar yang lebih efektif.
Keterampilan itu yang membantunya menavigasi transisi untuk mengambil alih Uber setelah melakukan kerjasama aplikasi dengan ridesharing.
“Anda bisa melihat Steve Jobs, Jeff Bezos, Jamie Dimon, Jack Welch, menjadi hebat itu membutuhkan waktu,” katanya.
“Orang-orang mengatakan bahwa dalam perencanaan keuangan ada perencanaan karir yang bagus. Saya pikir jika Anda adalah tipe orang ‘tiga atau empat tahun berkarir lalu pindah’, Anda benar-benar kehilangan kesempatan untuk memiliki karir yang sempurna. Hal tersebut memang butuh waktu, tetapi ketika Anda memanfaatkannya, keajaiban akan terjadi," pungkasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)