Share

Di Balik Negara yang Saling Jabat Tangan, Jokowi: Sebetulnya Berebut Investasi dan Teknologi

Raka Dwi Novianto, MNC Portal · Rabu 25 Januari 2023 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 25 320 2752527 di-balik-negara-yang-saling-jabat-tangan-jokowi-sebetulnya-berebut-investasi-dan-teknologi-7bDlMfnP1f.JPG Presiden Jokowi. (Foto: Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa semua negara saat ini sedang bersaing.

Menurutnya, meski saling berjabat tangan namun semua negara saat ini dalam mode berkompetisi.

"Posisi semua negara saat ini adalah kompetisi bersaing satu sama lain. Kelihatannya ya, misalnya ada G20 ketemu kelihatannya salaman baik-baik itu semuanya saling berkompetisi. Di ASEAN sendiri kelihatannya kan rangkul-rangkulan salam-salaman tapi sebetulnya juga sama berkompetisi saling berebut investasi saling berebut teknologi semua negara," kata Jokowi saat membuka Rapat Kerja Nasional membahas strategi pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana serta program percepatan penurunan stunting tahun 2023 di auditorium kantor BKKBN Pusat di Jakarta, Rabu (25/01/2023).

 BACA JUGA:Jokowi: Pembangunan Sodetan Kali Ciliwung Rampung April 2023

Jokowi menyebut bahwa ada salah satu kunci agar Indonesia bisa bersaing dengan negara-negara lain, yakni dengan adanya sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

"Dan kuncinya adalah sumber daya manusia yang berkualitas. SDM unggul, SDM yang berkualitas," ucap Jokowi.

Terkait SDM berkualitas, Jokowi pun menyerahkan kepada BKKBN untuk membantu mewujudkannya.

Meski tidak mudah tapi Jokowi yakin BKKBN mampu.

"Tadi Pak Hasto menyampaikan tugas BKKBN itu adalah yahg pertama kualitas keluarga yang kedua keseimbangan pertumbuhan. Jadi tugas BKKBN tidak mudah membangun sebuah keluarga yang berkualitas tidak mudah tapi saya meyakini 1,2 juta penyuluh yang ada di BKKBN plus pendampingnya mampu melakukan itu," kata Jokowi.

Dia menekankan bahwa SDM unggul itu menjadi kunci daya saing bangsa.

"Stunting menjadi PR sangat besar yang harus segera diselesaikan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini