Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Beri Kepastian Kekayaan Intelektual, Para Kreator Menanti PP No 24 soal Ekonomi Kreatif

Arif Budianto , Jurnalis-Senin, 30 Januari 2023 |20:07 WIB
Beri Kepastian Kekayaan Intelektual, Para Kreator Menanti PP No 24 soal Ekonomi Kreatif
Para kreator menantikan PP soal ekonomi kreatif (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Beberapa kekayaan intelektual (KI) tersebut di antaranya Tahilalats, Dagelan, Dalang Pelo, Jakarta Sneaker Day, dan lainnya. KI tersebut telah memiliki lisensi dan saat ini terus kembangkan agar memiliki value secara ekonomi bagi kreatornya.

Saat ini salah satu KI yang sukses dikembangkan adalah Tahilalats. Saat ini, nama Tahilalats telah menarik investor melalui skema pembiayaan kekayaan intelektual. Investor telah menanam modalnya melalui nama Tahilalats untuk membuka kafe dan resto di Jalan Braga, Kota Bandung.

Kafe ini menjadi perwajahan konsep pembiayaan kekayaan intelektual sebagaimana tertuang dalam PP No 24 tahun 2022 yang segera berlaku pada Juli 2023 ini. Konsep pembiayaan kekayaan intelektual menjadi angin segar bagi para pelaku kreator, bahwa kekayaan intelektual mereka memiliki value secara ekonomi.

Infia, lanjut dia, saat ini telah mendata sekitar 700 IP yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Sementara 30 KI yang saat ini telah di bawah naungannya, terus dibina agar memiliki nilai ekonomi lebih besar. Infia terus berusaha menghubungkan KI dengan para investor.

"Sebelum membuka bisnis kafe di Bandung, Tahilalats telah sukses membuat dan menjual berbagai produk khusus seperti sepatu, botol minum, dan produk aksesori lainnya. Ini yang menjadi daya tarik bagi investor," imbuh dia.

Diketahui, Kafe Tahilalats di Jalan Braga, Kota Bandung, dikembangkan dengan konsep IP Financing yang sumber pendanaannya berasal dari lembaga keuangan non-perbankan.

Konsep IP financing tertuang dalam PP No 24 tahun 2022 yang segera berlaku pada Juli 2023 ini. Saat PP ini berlaku, pemilik kekayaan intelektual bisa mendapatkan pembiayaan dari lembaga keuangan perbankan non-perbankan, ataupun investor seperti Kafe Tahilalats, dari webcomic menjadi F&B business.

Artinya, mulai tahun ini, peluang bagi pemilik kekayaan intelektual mendapatkan pendanaan untuk mengembangkan usahanya semakin besar. Waktunya bagi sektor ekonomi kreatif kian berkembang.

Kafe Tahilalats bentuk dari skema investasi IP yang ditawarkan kepada investor. Investor kemudian mewujudkannya dalam bentuk bisnis food and beverage (F&B).

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement