Kondisi sepi pengunjung juga terjadi di Transmart Lebak Bulus, hanya terdapat beberapa pengunjung yang datang untuk berbelanja. Padahal di gerai ini, kondisi barang yang di perjuabelikan masih cukup lengkap.
Akan tetapi ada beberapa etalase yang nampak kosong. Salah satunya, di etalase yang menjual frozen meet. Tak satu pun produk yang dipajang di etalase itu.
Sementara itu, pegawai yang berkerja di gerai tersebut juga tidak terlalu banyak. Bahkan di lokasi daging segar tidak terdapat petugas yang menjaga area tersebut. Di lokasi transaksi juga hanya tersedia dua gerai saja yang beroperasi, dari sekitar 9 tempat transaksi yang disediakan.
Vice President Corporate Communication Transmart Satria Hamid menyatakan kondisi yang terjadi pada gerai transmart disebabkan oleh efek pandemi yang mendorong masyarakat jadi malas berbelanja di toko offline. Sehingga, gerai-gerai transmart tidak mampu bertahan dan ada yang ditutup.
"Yang pasti ini (masalah) serius, bahwa memang kita dihadapkan di masa pandemi itu sendiri. Bisa dibilang biang keroknya lah. Jadi opsi tutup itu adalah serangkaian opsi terakhir yang kita lakukan untuk sebuah toko," ujar Satria saat dihubungi MNC Portal Indonesia.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.