JAKARTA – Ada tunjangan Rp11 juta kepada bayi baru lahir di Korea Selatan. Kebijakan ini dibuat karena tingkat kelahiran di Korea Selatan sangat rendah.
Melansir data Badan Pusat Statistik Korsel tercatat ada 18.982 bayi yang lahir pada November atau turun 4,3% dari 2021.
Dalam dua tahun, satu dari lima warga Korea Selatan diperkirakan akan berusia di atas 65 tahun. Masalah itu semakin besar ketika tingkat kelahiran Korsel menurun hingga menjadi terendah sedunia pada 2022.
Jumlah tersebut adalah angka terendah di antara data pada setiap November sejak BPS Korsel itu mulai mengumpulkan data terkait pada 1981.
Sebelumnya pada 2021, tingkat fertilitas di Korea Selatan mendapati angka fertilitas mencapai 0,81. Kemudian pada tahun 2022 jumlah tersebut juga terus merosot tajam mengingat adanya kenaikan harga rumah juga yang semakin tinggi.