Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mendag Ungkap Penyebab Impor RI Turun Jadi USD18,44 Miliar

Advenia Elisabeth , Jurnalis-Jum'at, 17 Februari 2023 |11:14 WIB
Mendag Ungkap Penyebab Impor RI Turun Jadi USD18,44 Miliar
Impor RI (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Nilai impor Indonesia mencapai USD18,44 miliar Januari di 2023. Angka tersebut turun 7,15% dibandingkan Desember 2022 atau naik 1,27% dibandingkan Januari 2022.

Terkait hal itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan nilai ini turun sebesar 7,15% dibanding bulan Desember 2022 (MoM).

“Penurunan kinerja impor Indonesia pada Januari 2023 terutama didorong oleh penurunan impor migas sebesar 9,21% MoM dan penurunan impor nonmigas sebesar 6,75% MoM,” ujarnya dalam keterangan resminya, Jumat (17/2/2023).

Dia menjelaskan penurunan impor Indonesia bulan Januari ini terjadi pada seluruh golongan. Kontraksi impor terdalam terjadi pada impor barang modal yang turun 18,58% MoM, diikuti penurunan pada impor barang konsumsi sebesar 11,64% dan bahan baku/penolong 3,74% MoM.

Adapun barang modal yang turun cukup dalam antara lain perangkat telepon seluler, kendaraan bermotor untuk angkutan barang, dan eskavator. Sementara, turunnya impor barang konsumsi antara lain disebabkan turunnya impor bawang putih, apel, dan mesin pendingin ruangan (AC).

Di sisi lain, beberapa komoditas bahan baku/penolong yang menunjukkan penurunan terbesar antara lain bahan bakar diesel, ferro chromium, dan bahan bakar bensin RON 90.

Selain itu, produk utama impor nonmigas yang turun paling dalam pada Januari 2023 ini antara lain perabotan, lampu, dan alat penerangan (HS 94) sebesar 41,83%, instrumen optik, fotografi, dan sinematografi (HS 90) 37,60%, susu, mentega, dan telur (HS 04) 33,73 persen, logam mulia dan perhiasan (HS 71) 33,08%, serta buah-buahan (HS 08) 24,84% MoM.

Mendag menyampaikan, berdasarkan negara asalnya, impor nonmigas Indonesia didominasi Tiongkok, Jepang, dan Thailand dengan total pangsa 48,76% dari total impor nonmigas Januari 2023.

Negara asal impor dengan penurunan impor nonmigas terbesar pada Januari 2023 adalah Oman sebesar 51,79%, diikuti Hongkong (48,66%), Brasil (32,96%), Australia (31,67%), dan Swedia (19,20%) MoM.

Sementara itu, negara asal impor dengan peningkatan impor nonmigas terbesar bulan Januari 2023 adalah Yordania sebesar 254,45%, diikuti Kazakhstan (67,20%), Argentina (65,60%), Prancis (41,51%), dan Taiwan (24,21%) MoM.

(Taufik Fajar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement