Dia juga menyebut kalau peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia menjadi harapan dan peluang bagi pelaku usaha untuk segera bergerak cepat dalam menjangkau permintaan pasar yang mulai muncul kembali pascapandemi.
Dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di sepanjang tahun 2022 mencapai 5,47 juta. Jumlah ini melebihi target yang ditetapkan pemerintah sebesar 3,6 juta.
Diah berharap melalui pelatihan ini pelaku usaha dapat meningkatkan kualitas layanan usaha.
"Karena tentunya pascapandemi persepsi wisatawan akan mengalami pergeseran tren wisata, terutama perhatian dalam hal kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan (CHSE) yang semakin meningkat,” jelasnya.
Direktur Pengembangan SDM Pariwisata Kemenparekraf/Baparekraf, Florida Pardosi pun turut menyampaikan bahwa dalam pelatihan para peserta mendapatkan berbagai materi.
Pelatihan ini mencakup digital mindset, digital toolset, dan digital skillset dengan metode penyampaian secara teori dan praktik terkait cara pendaftaran di platform online yaitu salah satunya adalah Tripadvisor.
“Pelatihan ini dikembangkan agar dapat membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan sehingga memiliki kapasitas dalam memasarkan usahanya dengan memanfaatkan teknologi digital," bebernya.
Setelah mengikuti pelatihan, para pelaku usaha juga akan diberikan pendampingan dan monitoring agar usaha yang telah terdaftar dan terverifikasi di platform online dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menjangkau pasar.
Lebih lanjut Florida menjelaskan, pelatihan pemasaran online P3TB akan menjangkau para pelaku usaha yang ada di 6 DPP yakni Danau Toba, BYP (Borobudur-Yogyakarta-Prambanan), Lombok, Labuan Bajo, BTS (Bromo-Tengger-Semeru), dan Wakatobi berjumlah total 4.119 orang yang usahanya belum terdaftar pada platform digital.
"Khusus BTS sendiri ditargetkan sebanyak 866 orang pelaku usaha di Key Tourism Area (KTA) Kabupaten Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, dan Malang Raya," pungkasnya.
Sebagai informasi, pihak pemerintah daerah dalam hal ini Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Purwoto, dan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Malang, Baihaqi, mendukung pelatihan pemasaran online ini yang diyakini sebagai upaya peningkatan kualitas promosi wisata.
Dengan harapan mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Indonesia khususnya Malang sebagai wilayah penyangga DPP Bromo-Tengger-Semeru.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.