JAKARTA - Sejumlah hotel BUMN di Bali mencatatkan kenaikan okupansi atau jumlah hunian saat Raya Nyepi 2023.
Hal itu didorong oleh peningkatan jumlah wisatawan domestik dan mancanegara saat perayaan hari keagamaan umat Hindu tersebut.
BACA JUGA:
PT Hotel Indonesia Natour (HIN) mencatat Merusaka Nusa Dua mengalami peningkatan tingkat hunian sebesar 42%, Grand Inna Kuta naik 9%, dan The Patra Bali Resort Villa naik 43% jika dibandingkan Hari Nyepi tahun lalu.
"Hotel-hotel di wilayah Bali tersebut turut merasakan peningkatan tingkat hunian hotel signifikan pada Nyepi 2023 ini jika dibandingkan Nyepi tahun lalu," ujar Direktur Utama HIN, Christine Hutabarat, Kamis (23/3/2023).
BACA JUGA:
Sebagai bagian ekosistem InJourney, lanjut Christine, HIN melalui PT Hotel Indonesia Group (HIG), terus meningkatkan kualitas pelayanan hotel.
"Sehingga dapat meningkatkan kepuasan dan pengalaman unik wisatawan baik lokal maupun mancanegara sehingga ingin berkunjung kembali ke Bali," kata dia.
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, lanjut Christine, juga menyampaikan tingkat okupansi hotel di Pulau Dewata selama libur Nyepi meningkat rata-rata 5% di tengah musim sepi liburan.
Selain dihuni wisatawan domestik dan mancanegara, wisatawan lokal atau penduduk Bali juga turut mengisi hunian hotel selama libur Nyepi dengan turut mendongkrak sekitar 2%.
Direktur Utama HIG, Rizal Ruriko Kasim, mengatakan HIN melalui HIG juga mengemas berbagai penawaran atau paket promo inovatif yang menarik wisatawan untuk menginap di hotel-hotel yang dikelola HIG.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.