Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Aliko Dangote, Miliarder Muslim Terkaya Berharta Rp201 Triliun

Mutiara Oktaviana , Jurnalis-Selasa, 04 April 2023 |03:16 WIB
Mengenal Aliko Dangote, Miliarder Muslim Terkaya Berharta Rp201 Triliun
Aliko Dangote. (Foto: Forbes)
A
A
A

JAKARTA - Mengenal Aliko Dangote sang miliarder muslim terkaya di Afrika 2023.

Di mana pria kelahiran 1957 ini merupakan pengusaha sekaligus pendiri Dangote Group.

 BACA JUGA:

Dangote Group merupakan sebuah perusahaan produsen komoditas terbesar di benua Afrika dan memiliki daerah operasi di Nigeria hingga sejumlah negara di Afrika.

Melansir Forbes, Senin (3/4/2023) Aliko lahir di Kano Nigeria Utara dan berasal dari keluarga Muslim kelas atas.

Aliko memiliki kekayaan mencapai USD13,9 miliar atau setara Rp201,1 triliun.

 BACA JUGA:

Hal ini membuat dirinya menjadi orang terkaya di Afrika selama 12 tahun berturut-turut.

Selain itu, Aliko juga pernah menempati jajaran Bloomberg Billionaire Index ke-93 dengan total kekayaan USD20,1 miliar.

Kekayaannya tersebut mayoritas berasal dari kepemilikan saham langsung maupun konglomerasi perusahannya sebesar 85% Dangote Cement yang diperdagangkan secara publik melalui sebuah perusahaan induk.

Aliko sejak kecil dibesarkan oleh kakeknya setelah ayahnya wafat saat dia berumur 8 tahun.

Di mana kakeknya Sanusi Dantata, pernah dinobatkan sebagai salah satu orang terkaya yang tinggal di Kano.

Terlahir dari keluarga pengusaha muslim, dirinya dikenal memiliki jiwa bisnis yang sudah dipupuk sejak duduk di sekolah dasar (SD).

 

Minat kewirausahaan Aliko mengikutinya hingga dewasa.

Pada tahun 1977, dirinya lulus dari Al-Azhar University di Cairo, Mesir dan memulai keberhasilannya saat umur 21 tahun.

Menariknya untuk memulai bisnis, Aliko meminjam uang 500.000 naira kepada pamannya, Aminu Dantata. Kemudian dia membangun Dangote Group.

Dari situlah, Aliko mulai berdagang berbagai komoditas, mulai dari semen hingga barang-barang pertanian.

Seiring berjalannya waktu, usahanya mulai berkembang dan sukses sehingga dirinya mampu membayar utang pamannya setelah memulai operasi dalam tiga bulan.

Pada tahun 1999, Aliko mulai melebarkan sayapnya ke bisnis bidang manufaktur.

Di mana dia membangun kilang gula dan juga pabrik tepung. Kemudian pada 2010, produk gulanya muncul di Birsa Efek Nigeria pada pertama kalinya.

Dengan ini, angka penjualannya tersebut meningkat sekitar empat kali lipat.

Dari sinilah Dangote Group mulai berkembang menjadi konglomerat multitriliun, hingga bisa membuka lapangan pekerjaan lebih dari 11.000 orang karyawan.

Pada bulan Juli 2012, Dangote mendekati Otoritas Pelabuhan Nigeria untuk membangun fasilitas untuk perusahaan gulanya di sana.

Setelah itu pabrik gulanya menjadi kilang gula terbesar di Afrika dan ketiga terbesar di dunia yang memproduksi 800.000 ton gula per tahun.

Kini, Grup Dangote memiliki pabrik garam dan pabrik tepung dan merupakan importir utama beras, ikan, pasta, semen, dan pupuk.

Tak hanya itu, perusahaannya pun mengekspor kapas, kacang mete, kakao, biji wijen, dan jahe ke beberapa negara.

Selain itu, perusahaan milik Aliko ini juga memiliki investasi besar di bidang real estat, perbankan, transportasi, tekstil, minyak, dan gas.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement