Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengintip Kekayaan Marthinus Hukom, Komandan Densus 88 yang Masuk Jajaran Polisi Terkaya RI

Hana Wahyuti , Jurnalis-Kamis, 20 April 2023 |20:07 WIB
Mengintip Kekayaan Marthinus Hukom, Komandan Densus 88 yang Masuk Jajaran Polisi Terkaya RI
Mengintip Kekayaan Marthinus Hukom. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Mengintip kekayaan Marthinus Hukom, Komandan Densus 88. Marthinus Hukom adalah Kadensus 88 yang diangkat pada 2020 ketika Mabes Polri melakukan mutasi besar terhadap sejumlah perwira tinggi dan menengah.

Saat itu, dia mendapatkan promosi ke posisi parwira tinggi bintang dua, yakni Kepala Detasemen Khusu 88 atau Densus 88 Polri.

Irjen Pol Marthinus Hukom diangkat sebagai Kadensus 88 menggantikan Irjen Muhamad Syafii yang menjabat sejak 3 Februari 2017.

Berdasarkan data LHKPN yang disampaikan per 28 Februari 2023 dan diumumkan di situs KPK, total harta kekayaan Marthinus Hukom mencapai Rp16.817.716.364 atau hampir Rp17 miliar.

Sebagian besar harta Marthinus dalam bentuk tanah dan bangunan yang totalnya mencapai Rp12,6 miliar. Total ada tujuh tanah dan bangunan yang tersebar di Bogor, Ambon, hingga Poso.

Marthinus juga memiliki alat transportasi dan mesin berupa satu buah mobil Toyota Rush tahun 2022 senilai Rp300juta. Dia juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp26 juta, Surat berharga senilai Rp3 miliar. Serta kas dan setara kas senilai Rp891.716.364.

Marthinus tercata tidak memiliki hutang sehingga total kekayaanya senilai Rp16.817.716.364.

Mengutip dari berbagai sumber, Marthinus Hukom merupakan lulusan Akademi Kepolisian. Lemdiklat Polri angkatan 1991. Pria kelahiran 30 Januari 1969 ini juga menguasai bidang reserse.

Dia memulai kariernya di Detasemen Khusus 88 dengan menjabat sebagai Penyidik Bidang Investigasi Densus 88 Anti Teror Polri.

Jenderal asal Maluku ini sempat menjabat dua kali sebagai Wakil Kepala Densus 88 pada 2015 dan 2018. Kemudian dipercayai sebagai Direktur Penegakan Hukum Kedeputian Bidang Penindakan dan Pembinaan kemampuan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia pada 2017.

Selama mengemban tugasnya, Marthinus dikenal tegas dan tidak memandang latar belakang agama dalam menindak teroris. Hal ini sesuai dengan ucapan yang dilontarkanbya pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR pada 21 Maret 2022.

Menurutnya tindak terorisme tidak terimat dengan agama tertentu. Sehingga siapapun yang melakukan tindak teror akan ditindak tanpa melihat latar belakang agama. Lumrahnya agama islam selalu dikaitkan dengan aksi terorisme yang terjadi. Oleh karena itu, Ketua Densus 88 ini menjelaskan bahwa pelaku terorisme bukan hanya muslim saja.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement