"Seluruh sepeda ini dirakit di workshop Spedagi di Temanggung, Jawa Tengah, sedangkan bahannya merupakan bambu berkualitas tinggi yang dipanen dari 7 kabupaten di Flores," katanya.
Spedagi Rodacilik 02 didesain oleh Singgih S Kartono, perancang produk yang sudah memenangkan berbagai penghargaan internasional. Sebelumnya, Singgih juga telah menciptakan Spedagi Dalanrata (road bike), Spedagi Gowesmulyo (joy bike) serta Spedagi GoRo yang disiapkan untuk KTT G20 di Bali pada 2022.
Bambu bahan baku untuk Spedagi Rodacilik 02 diperoleh dari desa-desa yang menjadi dampingan YBLL. Sejak 2020, YBLL mendampingi 388 Mama Bambu di 21 desa di Flores untuk melakukan pembibitan dan penanaman bambu. Mereka sukses menghasilkan 2,5 juta bibit dan menanam 1,3 juta bambu.
Didanai oleh Pemprov NTT, program tersebut bertujuan menyiapkan suplai bambu yang memadai untuk program-program ekologis (memulihkan lahan rusak dan melindungi sumber air) serta program-program bernilai ekonomis (industri kerajinan dan konstruksi bambu berbasis desa).
Selain 10 Spedagi Rodacilik 02, YBLL juga menerbangkan 20 sepeda bambu Spedagi lainnya ke Labuan Bajo. Sepeda-sepeda ini digunakan sebagai displai pada pameran produk bambu serta pada event Gowes Fajar dan Gowes Senja yang berlangsung setiap hari pada 7-11 Mei 2023 di kawasan Waterfront Marina.
(Zuhirna Wulan Dilla)