JAKARTA - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah dilaksanakan pada 9-11 Mei 2023.
Dalam hal ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan tiga kesimpulan di akhir acara KTT ke-42 ASEAN.
Mulai dari kepentingan rakyat, terkait Myanmar hingga penguatan kerja sama ekonomi menjadi agenda penting yang dibahas.
Berikut fakta menarik yang dirangkum Okezone, Minggu (14/5/2023) tentang KTT Asean di Labuan Bajo.
1. Indonesia pegang posisi keketuaan KTT ASEAN 2023
Indonesia menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo. Dalam KTT RI berpeluang menghasilkan beragam kesepakatan dan kerjasama, baik regional maupun global.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Indonesia memegang posisi Keketuaan KTT ASEAN di tahun 2023 dengan tema "ASEAN Matters: Epicentrum of Growth".
Dalam momen ini, Indonesia bertekad untuk memperkuat relevansi ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kawasan.
2. RI dianggap mampu pimpin forum internssional
Deputi Divisi Asia Tenggara Departemen Urusan Asia Tenggara dan Barat Daya Kementerian Luar Negeri Jepang, Kaneko Kazuya, mengatakan bahwa Indonesia memang dianggap mampu memimpin forum internasional, apalagi Indonesia adalah salah satu negara yang dominan di antara negara-negara anggota ASEAN.
“Indonesia saat ini menempati posisi sebagai negara dengan kontribusi ekonomi terbesar di ASEAN dengan jumlah penduduk terbanyak,” kata kaneko Kazuya.
3. Jokowi dan Pemimpin ASEAN naik Kapal Pinisi
Presiden RI Joko Widodo mengajak para pemimpin ASEAN menikmati suasana matahari tenggelam dari atas kapal pinisi di perairan Pelabuhan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (10/5/2023) sore.
Kegiatan tersebut dilakukan Presiden Jokowi selepas rangkaian acara sidang pleno dan pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN hari Rabu rampung dilaksanakan.
Melansir Antara, Jokowi awalnya menunggu rombongan pemimpin ASEAN bersama para pendampingnya tiba di Hotel Meruorah sebelum mobil mereka bertolak ke dermaga Marina Labuan Bajo menuju kapal pinisi yang akan ditumpangi.
4. BUMN buat hotel Terapung 500 kabin di Labuan Bajo
Jumlah hotel bintang 4 dan 5 di Labuan Bajo terbatas menjelang KTT ASEAN 2023. Untuk itu, Kementerian BUMN meminta PT Pelni (Persero) membuat hotel terapung melalui KM Sinabung di pesisir Labuan Bajo.
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, hotel terapung akan digunakan sebagai ruang inap para delegasi dan jurnalis.
"Karena di sana kan kurang hotel, jadi kita siapkan kapal (hotel terapung) juga untuk para tamu-tamu juga untuk bisa tetap ada di sana," ujar Arya saat ditemui di Kementerian BUMN, Senin (8/5/2023).