Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Real Madrid Kehilangan Rp6,5 Triliun Usai Kalah Lawan Investor Abu Dhabi

Safina Asha Jamna , Jurnalis-Senin, 15 Mei 2023 |08:12 WIB
Real Madrid Kehilangan Rp6,5 Triliun Usai Kalah Lawan Investor Abu Dhabi
Real Madrid (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Real Madrid menelan kerugian senilai USD440 juta setelah kalah dalam gugatan terhadap investor asal Abu Dhabi, Mubadala terkait usulan sponsor atas stadionnya di Madrid pada 2014, kata sumber yang mengetahui kasus tersebut mengatakan kepada Reuters.

Real Madrid menuntut pembayaran senilai USD440 juta dari Mubadala. Klub tersebut mengklaim investor Abu Dhabi itu gagal untuk memenuhi kesepakatan sponsor yang akan memperoleh hak untuk menamakan stadion Santiago Bernabeu selama 20 tahun.

"Pengadilan arbitrase yang dibentuk berdasarkan aturan Pengadilan Perdagangan Internasional di Paris telah memenangkan (Mubadala)," kata sumber itu kepada Reuters dikutip VOA Indonesia, Senin (15/5/2023).

Pada 2014, Real menyetujui kemitraan strategis dengan Abu Dhabi Fund International Petroleum Investment Co (IPIC), yang kini menjadi Mubadala, untuk membantu membiayai rencana perbaikan stadion.

Proyek itu dimaksudkan untuk menambahkan atap dan eksterior baru terhadap struktur yang ada saat itu. Selain itu, proyek tersebut juga akan membangun hotel dan pusat perbelanjaan, untuk membantu klub terkaya di dunia secara pendapatan tersebut, menambah pemasukannya.

Namun, pada 2015, pengadilan Madrid menghentikan proses renovasi stadion tersebut.

Rencana selanjutnya, yang disetujui oleh dewan kota Madrid pada 2017, berbeda dengan yang disetujui oleh klub sepak bola dan Mubadala.

Pengadilan memutuskan kontrak sponsor berakhir pada saat perluasan kedua disetujui pada 2017.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement