JAKARTA - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menargetkan jumlah nasabah aktif mencapai 16 juta pada 2023. Angka tersebut naik 9% dari jumlah nasabah yang aktif saat ini sebesar 14.55 juta nasabah.
"Tahun ini harapan kami 16 jutaan. Kalau bisa lebih syukur, tapi paling tidak 16 juta minimal," kata Direktur Utama PNM Arief Mulyadi di Jakarta, Minggu (28/5/2023).
Arief mengatakan bahwa target tersebut sejalan dengan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencapai 20 juta nasabah pada tahun 2024.
Dengan arahan tersebut, Arief optimis bahwa target yang sudah ditetapkan oleh Jokowi pada tahun 2024 juga dapat tercapai.
Arif mengatakan bahwa dengan banyaknya jumlah nasabah yang terus bertambah dan realisasi penyaluran pembiayaan kepada nasabah maka PNM dapat menjadi salah satu wadah yang dapat mencegah pertumbuhan kemiskinan.
"Karena pak Presiden di mana-mana sudah menyampaikan di 2024 itu 20 juta nasabah. Dengn begitu kami menjadi salah satu akselerator pencegahan pertumbuhan kemiskinan," katanya.
Adapun per April 2023, PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp24,1 triliun ke para nasabah PNM. Sementara itu target hingga akhir 2023 sebesar Rp75 triliun.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.