Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kapitalisasi Pasar BUMN Tembus Rp2.201 Triliun

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Selasa, 06 Juni 2023 |20:45 WIB
Kapitalisasi Pasar BUMN Tembus Rp2.201 Triliun
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Kementerian BUMN)
A
A
A

JAKARTA - Nilai kapitalisasi pasar (market cap) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus menunjukan kenaikan yang signifikan.

Hingga akhir 2022, market cap perseroan negara berada di posisi Rp2.201 triliun.

 BACA JUGA:

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mencatat selama kurun waktu tiga tahun berturut-turut nilai kapitalisasi pasar BUMN konsisten naik. Di mana, pada 2020 nilainya mencapai Rp1.719 triliun.

Lalu, naik menjadi Rp1.985 triliun pada 2021, kemudian melinjak lagi menjadi Rp2.201 trilin pada 2022.

 BACA JUGA:

"Kapitalisasi pasar BUMN sendiri terus meningkat dari Rp1.719 triliun menjadi Rp1.985 triliun, menjadi Rp 2.201 triliun," ungkap Erick, Selasa (6/6/2023).

Selain market cap, Erick juga mencatat adanya kenaikan nilai dari kontribusi BUMN di sisi pajak. Hingga akhir 2022 pajak yang disetor BUMN sebesar Rp278 triliun.

 

bum

Tercatat, pajak BUMN pada 2020 sebesar Rp284 triliun, namun mengalami penurunan pada tahun berikutnya menjadi Rp246,5 triliun. Setahun kemudian naik hingga menyentuh angka Rp278 triliun.

"Kita melihat kontribusi pajak, ini dari tahun ke tahun kita sudah cukup konsisten, kita lihat di mana tahun 2020-2021-2022 kontribusi pajak Rp284 triliun, ada turun (menjadi) Rp246 triliun, naik lagi Rp 278 triliun," katanya.

Di sisi pendapatan juga mengalami kenaikan. Pada 2020, revenue BUMN mencapai Rp1.930 triliun, lalu naik di posisi Rp2.290 triliun, kemudian naik menjadi Rp2.613 triliun.

"Memang peningkatan ini ada dua yang jadi catatan, satu daripada komoditas dan juga performa perbankan itu sendiri, tapi juga banyak sumbangsi perusahaan yang sebelumnya tak profit, sekarang sudah banyak yang profit," tutur Erick.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement