Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Starbucks di Australia Tidak Laku?

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Sabtu, 08 Juli 2023 |08:00 WIB
Kenapa Starbucks di Australia Tidak Laku?
Ilustrasi (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA- Kenapa Starbucks di Australia tidak laku sering menjadi tanda tanya. Gerai kopi asal Amerika Serikat ini telah dikenal secara global karena memiliki lebih 35.711 cabang di 84 negara.

Pamor gerai kopi berlogo putri duyung dengan dua ekor ini tak mampu menarik perhatian warga Australia. Buktinya, pada 2008 lalu Starbucks menutup sekitar 70% gerainya di negeri kanguru.

Lantas, kenapa Starbucks di Australia tidak laku? Dilansir dari Medium,  berikut alasannya: 

1. Tidak Bisa Beradaptasi

Starbuck pertama kali membuka gerainya di Austalia pada Juli 2000 di Sidney. Delapan tahun kemudian, gerai ini telah beranak pinak menjadi 87 gerai di seluruh Australia.

Sayangnya, mereka tidak menyesuaikan diri dengan menghadirkan menu sesuai kesukaan konsumen di Australia. Sebagai pembanding, saat McDonald’s memasuki pasar India, mereka membuat menu yang disesuaikan dengan konsumen di negara tersebut.

2. Terlalu Banyak Gerai

Kesalahan Strarbuck saat menginjakan kaki di pasar Australia adalah alih-alih mengintegrasikan gerainya secara perlahan, mereka justru terlalu cepat membuka banyak gerai di beberapa lokasi.

Alhasil, Starbucks menjadi sesuatu yang mudah dijangkau sehingga konsumen kehilangan rasa ingin mencoba dan merasa tidak ada perbedaan dengan kopi lain.

3. Tidak Mengenal Konsumen Australia

Bagi orang Australia, kopi merupakan sebuah pengalaman dan budaya kopi di negara tersebut lebih tentang bersosialisasi. Bahkan sebagian besar kafe di Australia merupakan kepemilikan independen. Sehingga orang-orang yang datang untuk ngopi akan memiliki ikatan dan keakraban pribadi.

Maka jangan heran jika orang Australia memiliki langganan baristanya sendiri dan jarang membelanjakan uangnya untuk kopi dari merek asing.

4. Resesi

Dunia pernah mengalami resesi hebat pada 2008, sehingga Starbucks harus menutup sebagian besar gerainya di Australia dan bahkan 600 gerai di Amerika Serikat.

5. Persaingan Bisnis

Starbuck memiliki pesaing bisnis yakni Gloria Jean’s Coffee yang telah membuka gerainya di Australia lebih dulu, yakni pada 1996. Gloria Jean’s Coffee bisa dibilang lebih unggul dari Starbucks karena mereka memiliki dua orang Australia yang memiliki wawasan tentang pasar lokal negara tersebut.

Demikian alasan kenapa Starbucks di Australia tidak laku.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement