“Jadi kalau kita ke situ terjerembab, ke situ lagi, kita masuk di low middle income. Jadi, kita jaga ini supaya lebih jauh jaraknya dari batasnya. Kalau ini bisa kita lakukan, maka artinya pertumbuhan harus lebih,” ujar Kepala Bappenas itu pula.
Saat ini, sumber-sumber pertumbuhan ekonomi masih dari sisi konsumsi, mengingat sektor tersebut sudah pulih. Kendati demikian, dia menekankan bahwa semestinya pertumbuhan ekonomi dapat dipicu di sektor-sektor produktif yang perlu lebih diandalkan.
Suharso juga menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II tahun 2023 yang berada di angka 5,17% sudah menunjukkan tren baik.
“Dengan tren ini, mudah-mudahan kita bisa jaga pace-nya itu, geraknya itu tetap dan mendekati pertumbuhan potensialnya. Karena menurut keputusan kami di Bappenas, pertumbuhan ekonomi potensial itu bisa sampai 7%. Kalau bisa menyentuh ini, saya kira apa yang kita susun secara teknokratik untuk mencapai Indonesia emas 2045, mudah-mudahan bisa kita capai,” kata Menteri PPN itu pula.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.