Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Toko Online Jadi Ancaman untuk Pusat Perbelanjaan?

Kharisma Rizkika Rahmawati , Jurnalis-Sabtu, 12 Agustus 2023 |20:01 WIB
Benarkah Toko <i>Online</i> Jadi Ancaman untuk Pusat Perbelanjaan?
Wakil Sekjen APPBI bahas soal persaingan toko online dan ritel. (Foto: Okezone/Kharisma)
A
A
A

JAKARTA – Toko online disebut sebagai pisau bermata dua. Hal itu karena satu sisi, tersedianya transaksi jual beli online mampu mempermudah konsumen dan juga memperluas jangkauan penjual dalam mencapai target.

Namun, di sisi lain hal ini bisa menjadi sebuah ancaman bagi mereka yang hanya mengandalkan penjualan secara langsung di toko atau retail.

 BACA JUGA:

Meski begitu Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Kantoro Permadi mengatakan bahwa toko online tidak bisa dinilai sebagai suatu ancaman.

Justru adanya jual beli online ini mampu melengkapi kebutuhan dan peningkatan penjualan.

“Online itu menurut kami (APPBI) bukan suatu ancaman, tapi justru sebetulnya saling melengkapi,” kata Kantoro kepada Okezone, Kamis (10/8/2023).

 BACA JUGA:

Selain itu, APPBI terus mengajak pengusaha ritel dan pusat perbelanjaan untuk aktif bergerak agar konsumen kembali tertarik berbelanja secara langsung di toko-toko atau mal.

Dijelaskan juga bahwa penting bagi pusat perbelanjaan menciptakan suasana baru, menghadirkan experience atau pengalaman menarik bagi para pembeli.

Jika online hanya mampu menyediakan transaksi, maka mal-mal atau toko menghadirkan suasana yang berkesan.

 BACA JUGA:

“Asosiasi sendiri mengimbau kepada para anggotanya supaya makin aktif, makin kreatif bikin kriya-kriya an, bikin sesuatu yang seru,” ucapnya.

Mal merupakan sebuah komunitas yang harus terus berkembang.

Jika mal hanya menjadi tempat transaksi, maka akan cepat tergantikan oleh kebiasaan online shopping dengan fungsi serupa.

“Misalnya mal itu hanya difungsikan sebagai transaksi jual beli saja, ya tentunya dia gampang digantikan dengan online,” jelasnya.

“Bukan melengkapi loh, dia bukan sebagai pelengkap. Tapi langsung, betul-betul fungsinya bisa tergantikan. Tapi jika mal bisa menampilkan experience, tentunya dia (konsumen) akan lebih suka datang kesini langsung,” pungkasnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement