Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KTT ASEAN Hasilkan Kerjasama Rp500 Triliun, Hipmi: Nilainya Fantastis

Kharisma Rizkika Rahmawati , Jurnalis-Sabtu, 09 September 2023 |07:45 WIB
KTT ASEAN Hasilkan Kerjasama Rp500 Triliun, Hipmi: Nilainya Fantastis
KTT ASEAN hasilkan kerjasama senilai Rp500 triliun (Foto: Hipmi)
A
A
A

Bukan hanya di sektor ekonomi, keamanan dan kemanusiaan juga tak lepas dari perbincangan selama KTT ASEAN berlangsung. Akbar mengapresiasi sikap Jokowi yang berani menyuarakan stabilitas dan perdamaian.

Menurutnya, kedua hal tersebut merupakan kunci kemakmuran. Lagipula, saat ini merupakan eranya kolaborasi dan kerja sama.

Ada hal menarik lain dalam penyelenggaraan KTT ke-43 ASEAN. Akbar menyebut, Jokowi mampu mengharumkan Indonesia di panggung dunia. Buktinya, selain dari ASEAN, pemimpin negara mitra seperti Amerika Serikat, China, yang saat ini menjadi kutub ekonomi dunia datang, dan memuji Keketuaan Indonesia.

"Ini juga perlu digarisbawahi. Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris dan Perdana Menteri (PM) China Li Qiang datang langsung dan menyanjung Jokowi. Selain juga negara seperti Jepang, Kanada, dan Korea juga ikut berpartisipasi dalam KTT kemarin," ulas Akbar.

Bahkan, pemimpin dunia sekaliber Kamala, tak segan memuji agenda Gala Dinner yang disiapkan Jokowi. Jamuan makanan, penyelengagraan acara, dan hiburan, melebihi apapun yang bisa ditampilkan di Hollywood.

Sejumlah kepala negara bahkan ikut berjoget mengikuti irama lagu. Seperti lagu Jang Ganggu dari Papua, disusul dua lagu dangdut yang dibawakan Aurelie Moeremans: Cikini Gondangdia dan No Comment.

"Sekelas Wapres Amerika memuji habis-habisan apa yang telah Pemerintah sajikan. Ini membuktikan bahwa Indonesia layak dan siap menjadi tuan rumah di event-event internasional," kata Akbar.

Ia kemudian meminta, keberhasilan menyelenggarakan KTT ke-43 harus benar-benar konkret dirasakan kepada rakyat Indonesia, khususnya pelaku UMKM. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi nasional akan terus tumbuh positif.

"Dari potensi proyek senilai Rp 568 triliun itu, pelaku UMKM harus kebagian kuenya. Sebab, sektor UMKM ini selalu menjadi tulang punggung ekonomi bangsa. Kolaborasi ini juga diharapkan agar pelaku UMKM kita bisa naik kelas," pungkas Akbar.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement