Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Intip Strategi BRI Pertahankan Pertumbuhan Bisnis

Arfiah , Jurnalis-Selasa, 07 November 2023 |11:23 WIB
Intip Strategi BRI Pertahankan Pertumbuhan Bisnis
Strategi BRI Pertahankan Pertumbuhan Bisnis (Foto: BRI)
A
A
A

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) atau Bank BRI (BBRI) melaporkan strategi BRI dalam menghadapi kondisi saat ini sejalan dengan kebijakan relaksasi dari OJK yang akan berakhir di Maret 2024.

Direktur Manajemen Risiko BRI Agus Sudiarto menyatakan bahwa, dampak dari pandemi Covid-19 terhadap kredit yang direstrukturisasi belum tentu 100% berhasil.

“Dengan rasio Loan Loss Reserves (LLR) di kisaran 7,0% atau jauh diatas rasio tahun-tahun sebelum pandemi yaitu 3,0% hingga 4,5%,” ujarnya, Selasa (7/11/2023).

Bahkan, khusus LLR pada portofolio kredit restrukturisasi Covid mencapai level 34,7%.

Maka cadangan kerugian kredit BRI masih dirasa cukup untuk meng-cover potensi pemburukan di tahun 2024.

“Dengan posisi Loan at Risk (LAR) LAR Coverage di atas 50% dan NPL Coverage di atas 200%, cadangan BRI masih cukup untuk mengantisipasi risiko pemburukan di tahun 2024,” pungkas Agus.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement