Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wapres Bertemu Sekretaris Partai Komunis Zhejiang China, Ini yang Dibahas

Binti Mufarida , Jurnalis-Senin, 13 November 2023 |21:07 WIB
Wapres Bertemu Sekretaris Partai Komunis Zhejiang China, Ini yang Dibahas
Pertemuan Wapres dengan Sekretaris Partai Komunis China. (Foto: Okezone.com/Setwapres)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin melakukan pertemuan dengan Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Provinsi Zheijang, China dan Sekretaris Partai Komunis China Komite Provinsi Zhejiang, Yi Lianhong, di Istana Wapres, Jakarta.

Wapres mengajak Pemerintah China untuk dapat semakin mempererat hubungan kedua negara melalui peningkatan kolaborasi dan kerjasama di berbagai bidang.

“Ada tiga yang ingin saya angkat untuk penguatan kolaborasi Indonesia dan Tiongkok. Pertama, penguatan kerjasama investasi. Saya apresiasi besarnya minat investasi dari Zhejiang sebagai salah satu sumber utama investor dari Tiongkok ke Indonesia,” ungkap Wapres saat menerima kunjungan.

Adapun total investasi China sebesar USD8,2 miliar tahun 2022 di Indonesia, 21,9% di antaranya merupakan investasi perusahaan dari Provinsi Zhejiang pada sektor produksi logam nikel di Indonesia dengan nilai USD1,81 miliar.

Maka, melalui program investasi yang telah berjalan tersebut, Wapres juga mengharapkan adanya perluasan bidang kerjasama dari China ke Indonesia.

“Selain investasi bidang pertambangan dan hilirisasi mineral, saya berharap terus ada perluasan ke sektor penting Indonesia, seperti infrastruktur, konektivitas, transisi energi, dan ekonomi hijau,” jelas Wapres.

Selain itu, Wapres juga juga menekankan peningkatan kerja sama di sektor perdagangan dan industri halal, seperti konsumsi produk makanan dan kosmetik halal.

“Kedua, kerjasama perdagangan dan sektor industri halal. Saya ingin mengajak pelaku usaha di Zhejiang memanfaatkan potensi pasar yang besar ini, khususnya makanan dan minuman halal, farmasi halal, dan kosmetik halal, serta sertifikasi produk halal,” tutur Wapres.

Wapres juga menyebutkan diperlukan penguatan hubungan masyarakat yang lebih erat untuk menopang kerja sama yang telah terjalin antara Indonesia dan China selama ini.

“Ketiga, penguatan people-to-people contacts. Kerja sama ekonomi yang kuat perlu ditopang dengan hubungan antara masyarakat yang erat,” ujar Wapres.

Di akhir pertemuannya, Wapres secara khusus menyampaikan harapannya agar kerja sama pendidikan, baik melalui beasiswa atau pendidikan vokasi dapat terus didorong dalam rangka penguatan investasi RRT dan Indonesia.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement