Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Likuiditas Terjaga, BI Minta Perbankan Tingkatkan Penyaluran Kredit

Michelle Natalia , Jurnalis-Kamis, 21 Desember 2023 |16:32 WIB
Likuiditas Terjaga, BI Minta Perbankan Tingkatkan Penyaluran Kredit
BI Minta Perbankan Tingkat Penyaluran Kredit. (Foto: BI)
A
A
A

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyampaikan bahwa likuiditas perbankan memadai sehingga memperkuat lending capacity perbankan.

Pada November 2023, rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) tetap terjaga tinggi, yaitu 26,04%.

 BACA JUGA:

Likuiditas perbankan yang tetap memadai tersebut didukung oleh kebijakan makroprudensial akomodatif, antara lain implementasi Kebijakan Insentif Likuditas Makroprudensial (KLM).

"Total tambahan likuiditas dari insentif KLM mencapai Rp163,3 triliun per Desember 2023 atau meningkat sebesar Rp55 triliun sejak penerapan KLM pada 1 Oktober 2023," ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Konferensi Pers Hasil RDG BI di Jakarta, Kamis (21/12/2023).

 BACA JUGA:

Perkembangan likuiditas tersebut berdampak positif terhadap suku bunga perbankan, dengan suku bunga deposito 1 bulan dan suku bunga kredit pada November 2023 tetap terjaga, masing-masing di 4,46% dan 9,29%.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement