Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Apa Itu Green Inflation yang Ditanyakan Oleh Gibran ke Mahfud MD

Rina Anggraeni , Jurnalis-Senin, 22 Januari 2024 |09:54 WIB
Mengenal Apa Itu Green Inflation yang Ditanyakan Oleh Gibran ke Mahfud MD
Ilustrasi apa itu green inflation ( Foto: Okezone)
A
A
A

Sementara itu, dalam simposium video "Inflasi Hijau" berlangsung dengan Profesor Dr. Michael Hüther, Direktur Institut Ekonomi Jerman di Cologne (IW), dan Profesor Dr. Bert Rürup , Kepala Ekonom di Handelsblatt mengatakan bahwa inflasi hijau terjadi karena penggabungan beberapa faktor, misalnya guncangan eksogen yang disebabkan oleh situasi geopolitik dan juga masalah rantai pasokan dan semikonduktor , akan mengakibatkan inflasi. Hal ini akan diperkuat oleh harga energi dan di masa depan didorong oleh harga CO2.

Inflasi hijau juga disebutkan bisa terjadi karena adanya upaya mereduksi penggunaan bahan bakar fosil dengan penetapan harga yang lebih mahal. Sehingga energi yang berbahan bakar fosil yang lebih mahal akan mengerek inflasi.

Berikut contoh kasus dari Green Inflation:

Beberapa komoditi ekspor seperti timah, nikel, bauksit hingga tembaga akan mengalami kenaikan yang signifikan karena permintaan tinggi. Harga logam seperti timah, aluminum, tembaga, nikel-kobalt telah meningkat hingga 91 persen tahun ini. Sedangkan, logam-logam ini digunakan dalam teknologi yang merupakan bagian dari transisi energi menuju energi terbarukan. Hal ini tentu akan meningkatkan biaya produksi sehingga untuk memberikan kompensasi, maka harga jadi dan proses transportasi akan dinaikan. Kegiatan ini tentu akan mempengaruhi inflasi global yang ditarget mencapai 2 persen per tahun yang merupakan nilai wajar.

(Rina Anggraeni)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement