Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menparekraf Sebut RI Bisa Salip Korsel hingga AS Dalam Ekonomi Kreatif

Pika Piqhaniah , Jurnalis-Senin, 22 Januari 2024 |21:54 WIB
Menparekraf Sebut RI Bisa Salip Korsel hingga AS Dalam Ekonomi Kreatif
Menparekraf Sandiaga Uno bicara soal ekonomi kreatif (Foto: Kemenparekraf).
A
A
A

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) harus terus berinovasi, beradaptasi dan berkolaborasi.

“Dengan semakin banyaknya masyarakat yang perhatian terhadap ekraf seperti Gekrafs, saya optimis Indonesia bisa menyalip Korea Selatan dan Amerika Serikat dalam hal kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB nasional,” ujarnya pada acara diskusi Green Creative Economy for The Future di Jakarta, Senin (22/1/2024).

Banyak capaian yang didapat oleh Gekrafs, diantaranya telah menghasilkan 323 kolaborasi event selama 5 tahun dan ikut mendorong lahirnya Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) yang diperingati setiap tanggal 24 oktober.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Gekrafs, Kawendra Lukistian menyatakan Gekrafs ikut berkontribusi bagi perkembangan ekonomi kreatif dengan berkolaborasi bersama dengan pentahelix serta mendorong perkembangan ekraf daerah melalui perda ekonomi kreatif maupun kegiatan-kegiatan yang melibatkan 17 sub sektor.

“Ekonomi hijau yang kita usung tahun ini mengusung keberlanjutan, menjadi bagian dari perjuangan bagaimana menyadarkan masyarakat bahwa masa depan Indonesia bukan bergantung pada ekonomi ektraktif namun pada sumber daya kreatif,” pungkasnya.

Sebagai organisasi independen, di usia lima tahun ini Gekrafs akan terus menjadi bagian untuk menjaga marwah pelaku ekraf dan bersama-sama menjadi bagian dari terciptanya Indonesia sebagai pusat peradaban ekonomi kreatif dunia, Ekonomi Kreatif Masa Depan Indonesia.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement