Penyaluran kredit Bank Mandiri tahun 2023 mencapai Rp1.398,1 triliun atau tumbuh 16,3% yoy. Kredit tersebut melampaui pertumbuhan kredit industri sebesar 10,38% yoy.
Untuk mendukung pertumbuhan Bank Mandiri, pertumbuhan kredit diarahkan pada faktor sustainable terkait green dan sosial.
Bank Mandiri memproyeksi tren pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) di industri perbankan akan lebih baik di tahun 2024. Tren DPK tersebut didorong kondisi perekonomian lebih baik di Indonesia dan realisasi belanja pemerintah terkait pemilu.
“Meskipun kami tetap waspada risiko perlambatan ekonomi global yang dapat berdampak surplus perdagangan Indonesia, yang merupakan salah satu sumber DPK perbankan. Kami menargetkan pertumbuhan DPK Bank Mandiri di atas rata-rata pertumbuhan industri,” jelas Darmawan.
(Feby Novalius)