Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Begini Progres BSI Buka Kantor Cabang di Arab Saudi

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Senin, 18 Maret 2024 |13:16 WIB
Begini Progres BSI Buka Kantor Cabang di Arab Saudi
Rencana BSI Buka Kantor Cabang di Arab Saudi. (Foto: Okezone.com/MPI)
A
A
A

JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) sedang mengajukan permohonan izin ke Otoritas Keuangan Arab Saudi. Hal ini terkait dengan pembukaan kantor cabang perusahaan di negara tersebut yang ditargetkan bisa terealisasi tahun ini.

Corporate Secretary BSI Gunawan Arief Hartoyo mengatakan, pihaknya telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membuka kantor cabang baru di Arab Saudi. Oleh karena itu, BSI pun mengajukan permohonan kepada otoritas keuangan Arab Saudi untuk mendapatkan izin operasional di kawasan tersebut.

“Terkait rencana perseroan untuk membuka atau mengembangkan bisnisnya di Saudi Arabia, bahwa dari OJK kita telah menerima persetujuan. Bahkan, kita saat ini juga sedang berusaha untuk mendapatkan perizinan dari otoritas keuangan setempat," ujar Arief saat konferensi pers, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2024).

Bila seluruh proses administrasi ini rampung, maka kantor cabang bank syariah terbesar di Indonesia ini dapat beroperasi di negara minyak tersebut.

Arief memastikan, pihaknya berupaya agar proses administrasi rampung tahun ini, namun tetap mempertimbangan berbagai kondisi.

“Terkait dengan target, kita menginginkan semuanya bisa di tahun ini direalisasikan. namun bagaimanapun juga kita harus melihat,” beber dia.

Terkait lokasi kantor cabang BSI, lanjut dia, BSI belum dapat memberikan penjelasan secara menyeluruh. Hanya saja, perusahaan mempertimbangkan beberapa titik atau pusat yang menjadi lokasi jamaah haji, umroh, dan diaspora asal Indonesia.

“Untuk cabangnya sendiri kami belum bisa sampaikan namun yang jelas kita akan coba di beberapa tempat yang menjadi titik-titik atau pusat-pusat di mana jemaah Haji dan Umroh Indonesia itu ada, kemudian diaspora Indonesia ada,” ucap Arief.

Uang Lebaran

Sementara itu, BSI mencatat total uang tunai (cash) yang disediakan selama Ramadhan dan Idul Fitri 2024 sebesar Rp45 triliun. Angka ini naik 20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Manajemen Risiko BSI, Grandhis Helmi Harumansyah, mengatakan jumlah uang tersebut sudah dapat dipertukarkan oleh nasabah melalui cabang hingga anjungan tunai mandiri (ATM) yang disediakan perusahaan.

“Ramadhan tahun ini dan masa libur Lebaran, kami dari BSI sudah mempersiapkan cash yang cukup, liquidity yang cukup untuk melayani masyarakat yang ingin melakukan transaksi di BSI,” ujar Grandhis.

“Jadi yang melalui chanel, cabang, dan ATM kita siapkan cash kurang lebih perkiraan kami selama Ramadhan ini sebesar Rp 45 triliun. Dan apabila ada nasabah dan masyarakat yang ingin melakukan penukaran uang cash pecahan kecil bisa di cabang kami,” paparnya.

Menurutnya, uang tunai bernilai fantastis itu sudah disiapkan sejak awal Ramadhan lalu, sehingga masyarakat atau nasabah sudah dapat melakukan transaksi di kantor cabang hingga ATM BSI.

“Untuk penukaran sudah bisa mulai dilakukan penukaran di semua cabang, sudah dimulai sejak awal Ramadhan,” tukas dia.

Kendati begitu, Grandhis mengingatkan agar masyarakat tidak secara berlebihan menukar atau melakukan transaksi. Artinya, penukaran uang tunai harus dilakukan batas normal saja.

Imbauan ini sekaligus mengantisipasi naiknya minat masyarakat melakukan transaksi menjelang Lebaran tahun ini.

“Untuk penukaran uangnya, ya tentu penukaran uang pasti normal kita tidak diharapkan nasabah melakukan penukaran berlebihan dan ditukar lagi di luar. Jadi, kami harapkan juga melakukan penukaran ini dengan normal, artinya tidak ada, kita pastikan bahwa uangnya ada, cukup untuk penukaran pecahan kecil, dan mohon juga tidak melakukan penukaran secara berlebih,” jelasnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement