Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diprotes Investor, Trader Ungkap Dampak Kebijakan FCA

Dinar Fitra Maghiszha , Jurnalis-Kamis, 13 Juni 2024 |09:57 WIB
Diprotes Investor, Trader Ungkap Dampak Kebijakan FCA
Diprotes Investor, Trader Ungkap Dampak Kebijakan FCA (Foto: Antara)
A
A
A

JAKARTA - Professional Trader & Trading Coach, Michael Yeoh mengungkapkan dampak dari kebijakan full call auction (FCA) yang diberlakukan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menurutnya. mekanisme perdagangan saham periodic FCA dalam Papan Pemantauan Khusus (PPK) dinilai berpengaruh terhadap likuiditas perdagangan.

Skema baru ini membuat bingung sebagian investor sekaligus dikhawatirkan sulit untuk melepas sesuai harga yang diinginkan.

“Jadi ini membuat investor, terutama ritel menjadi kebingungan bagaimana menyikapinya dan yang perlu digarisbawahi adalah hilangnya likuiditas," ujar Michael dalam Special Dialog iNews TV, dikutip Kamis (13/6/2024).

Michael menilai terdapat beberapa saham dengan bobot besar terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masuk dalam PPK, sehingga hal ini dikhawatirkan menjadi ‘pemberat’ bagi laju indeks komposit.

"Kita punya saham, kita tidak bisa jual, ini konsen ritel,” ujarnya.

Salah satunya saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Namun data terakhir menunjukkan BREN mengalami auto rejection atas (ARA) tiga hari bursa berturut-turut sejak Senin (10/6).

“BREN ini punya market cap besar, jadi geraknya mempengaruhi IHSG. Lambat laun ini akan terus mempengaruhi indeks,” ujarnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement