Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Investor Setuju Papan Pemantauan Khusus Buka Harga Minimum Rp50 tapi Minta Bid Offer Dipertahankan

Dinar Fitra Maghiszha , Jurnalis-Minggu, 16 Juni 2024 |21:44 WIB
Investor Setuju Papan Pemantauan Khusus Buka Harga Minimum Rp50 tapi Minta Bid Offer Dipertahankan
FCA Perdagangan Saham (Foto: Okezone)
A
A
A

Diketahui dalam FCA, order book perdagangan saham tidak menampilkan bid dan offer saham, diganti dengan Indikative Equilibrium Price (IEP) dan Indikative Equilibrium Volume (IEV).

“Memang yang jadi permasalahan adalah sistem perdagangan FCA. Selama ini ritel tidak akrab dengan call auction,” paparnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, menuturkan pembukaan harga minimum di bawah Rp50 per lembar (dalam PPK) dapat memberi kesempatan transaksi bagi investor sekaligus membuka.harga yang wajar.

"Kita lihat beberapa investor yang memiliki Rp50 per saham itu tidak bisa jual selama bertahun-tahun. Dengan adanya papan pemantauan khusus, mereka bisa keluar, juga masuk kembali, jadi meningkatkanya transaksinya," papar Inarno dalam konferensi pers belum lama ini.

Terkait mekanisme FCA, Inarno menyebut hal ini bertujuan untuk meredam order (baik beli/jual) yang agresif. Baginya, dengan adanya IEP dan IEV, harga suatu saham diperjumpakan (matching) pada satu harga, sehingga menurunkan volatilitas harga yang terjadi di pasar.

“Dengan mekanisme perdagangan periodic call auction, order book menjadi tidak terlalu sensitif ya atas order-order agresif dengan jumlah yang besar. Jadi justru ini akan mengurangi volatility,” jelas Inarno.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement