Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Investasi di Jakarta Diprediksi Tetap Deras meski Bukan Lagi Ibu Kota Negara

Dinar Fitra Maghiszha , Jurnalis-Rabu, 19 Juni 2024 |20:38 WIB
Investasi di Jakarta Diprediksi Tetap Deras meski Bukan Lagi Ibu Kota Negara
Jakarta bukan Ibu Kota Negara Lagi (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - Pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan atau tepatnya Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai masih membawa harapan bagi DKI Jakarta dalam menarik arus modal investasi.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) DKI Jakarta, Benni Aguscandra mengatakan peralihan status Jakarta yang tak lagi sebagai ibu kota justru memberi kesempatan masuknya investasi baru.

“Saya kira Jakarta masih akan menjadi pusat pertumbuhan di Indonesia, karena dari sisi lokasi strategis, jadi jalur perdagangan pasti tetap di Jakarta.” kata Benni dalam Konferensi Pers Jakarta Investment Festival 2024, Rabu (19/6/2024).

Kendati tidak menjadi pusat pemerintahan, kucuran dana investasi di Jakarta dinilai masih akan eksis dari sisi sektor konsumer, wisata, MICE, properti, dan transportasi. 

Ini terlebih didukung rencana pemerintah untuk membuat Jakarta sebagai wilayah aglomerasi pasca-pemindahan ibukota.

Aglomerasi adalah sentral kawasan perkotaan yang menyatukan industri, perdagangan, transportasi terpadu, dan bidang strategis lainnya demi mendukung ekonomi dan kesejahteraan warganya.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement