JAKARTA – 7-Eleven tutup 444 toko di Amerika Utara akibat penurunan kinerja. Pengumuman ini datang bersamaan dengan tawaran pengambilalihan oleh pemilik Circle-K, Couche-Tard, yang baru-baru ini meningkatkan tawarannya menjadi USD47,2 miliar.
Dalam rilis pendapatannya, perusahaan induk Seven & I menyebutkan bahwa meskipun ekonomi di kawasan tersebut secara keseluruhan kuat. Namun terjadi penurunan konsumsi di kalangan penerima pendapatan menengah dan rendah akibat inflasi yang tinggi dan suku bunga yang meningkat, demikian dilansir dari CNN, Senin (14/10/2024).
Penutupan ini dipicu dengan penurunan lalu lintas pelanggan sebesar 7,3% pada bulan Agustus, yang dimana hal tersebut merupakan bagian dari tren penurunan enam bulan berturut-turut. Selain itu juga, penjualan rokok yang dulunya menjadi andalan sekarang mengalami penurunan sebesar 26% sejak tahun 2019. Peralihan ke produk nikotin alternatif seperti Zyn belum dapat menutupi kekurangan tersebut.