Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Heboh Sayembara Penangkapan Harun Masiku Berhadiah Rp8 Miliar

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 28 November 2024 |12:46 WIB
Heboh Sayembara Penangkapan Harun Masiku Berhadiah Rp8 Miliar
Heboh Sayembara Penangkapan Harun Masiku Berhadiah Rp8 Miliar (Foto: Antara)
A
A
A

JAKARTA - Sayembara penangkapan buronan KPK Harun Masiku berhadiah Rp8 miliar. Sayembara ini dilakukan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.

Hadiah Rp8 miliar akan diberikan dari uang pribadi Maruarar Sirait bagi siapa yang berhasil menemukan Harun Masiku. Menurutnya, sayembara ini bentuk partisipasi agar tidak ada pihak yang kebal hukum.

“Iya dong, kita kan partisipasi publik. Kita kan berharap negara ini tidak ada kebal hukum. Masa ada orang yang sudah bertahun-tahun tersangka, kok bisa bebas berkeliaran?,” kata Maruarar, Kamis (28/11/2024).

“Orang itu kok hebat sekali sih? Berapa tahun enggak ketemu, enggak ada jejaknya. Nah dengan sekarang kan isu ini terbuka lagi, hangat lagi. Apa salahnya saya memberikan itu? Kan partisipasi publik, orang uang pribadi kok,” sambungnya.

Ara sapaan akrabnya, menduga, bahwa Harun Masiku yang tidak kunjung ditangkap melibatkan orang besar. Dia menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh kalah dengan para koruptor.

“Menurut saya pasti ini kan melibatkan kasus besar, melibatkan orang besar. Ya, kita partisipasi dong. Sebagai warga negara, saya diberkati sama Tuhan, saya ada rezeki. Kita ingin negara ini tidak kalah dengan koruptor,” ujar mantan politikus PDIP ini.

Dia menilai, perkembangan kasus yang menjerat Harun Masiku itu sudah lama tidak ada perkembangan. Oleh karena itu, dia memutuskan mengambil inisiatif sebagai orang pribadi.

"Untuk memberikan semangat kepada masyarakat. Dan saya dapat respons positif. Jadi banyak yang semangat untuk bisa memberikan informasi, mencari Harun Masiku,” ungkapnya.

 

KPK Buka Suara

Pimpinan KPK Johanis Tanak mengapresiasi sikap Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait yang menggelar sayembara untuk penemu DPO Harun Masiku dengan hadiah Rp8 miliar.

“Kita patut mengapresiasi hal baik yang dilakukan oleh pak Maruarar Sirait, Menteri Perumahan dan Permukiman Indonesia untuk membantu melakukan penangkapan terhadap Harun Masiku melalui Sayembara dengan memberi hadiah Rp8 miliar bagi yang menangkap Harun Masiku dalam upaya menegakkan hukum di NKRI,” kata Tanak saat dihubungi wartawan.

Johanis mengatakan, sikap pria yang kerap disapa Ara itu perlu menjadi contoh dalam upaya pemberantasan korupsi. Dia menilai, Maruarar patut diberikan penghargaan oleh negara.

Sebab, kata Tanak, dari sekitar kurang lebih 280 juta jiwa penduduk Indonesia, hanya Ara yang berani mengorbankan hartanya untuk membantu penangkapan buron KPK tersebut.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement