Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekonomi Indonesia Tak Akan Tumbuh 6% hingga 2026

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Jum'at, 29 November 2024 |21:16 WIB
Ekonomi Indonesia Tak Akan Tumbuh 6% hingga 2026
Ekonomi Indonesia sulit tumbuh 6% (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Ekonomi Indonesia diprediksi tak akan tumbuh 6% hingga 2026. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan masih berjalan di sekitar 5%.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memproyeksikan pertumbuhan Indonesia pada tahun 2025 hanya mampu tumbuh di angka 4,8%-5,6%. Sedangkan pada tahun 2026, diperkirakan baru tumbuh di angka 4,9%-5,7%.

"Dengan sinergi insyaallah tahun 2025 dan 2026 akan menunjukkan kinerja yang cukup tinggi, pertumbuhan akan membaik, mencapai 4,8%-5,6% pada 2025 dan 4,9%-5,7% pada 2026," ujarnya dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2024, Jumat (29/11/2024).

Asumsi pertumbuhan ekonomi 2 tahun mendatang itu melihat 3 indikator utama seperti konsumsi rumah tangga, investasi, dan neraca ekspor pada tahun 2025 dan tahun 2026.

Pada paparannya, Perry Warjiyo mengungkapkan pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada tahun 2024 sebesar 4,7%-5,5% secara year on year (yoy). Sedangkan tahun 2025 tumbuh di angka 4,5-5,3% (yoy), dan tahun 2026 tumbuh di angka 4,8%-5,6% (yoy).

Sedangkan dari sisi pertumbuhan investasi pada tahun 2024 ini diperkirakan tumbuh 4,2%-5,0% (yoy), tahun 2025 tumbuh 4,4%-5,2 (yoy), dan tahun 2026 tumbuh di angka 4,7%-5,5% (yoy).

Adapun dari sisi pertumbuhan ekspor, tahun 2024 ini diperkirakan hanya mampu tumbuh di angka 4,1%-4,9% (yoy), tahun 2025 sebesar 4,8%-5,6% (yoy), dan tahun 2026 diperkirakan naik menjadi 5,7%-6,5% (yoy).

Sekedar informasi, berdasarkan data dari Kementerian Investasi/BKPM komposisi pertumbuhan ekonomi Indonesia dikontribusikan paling besar dari konsumsi domestik sebesar 53%-54%, investasi sebesar 24-25%, belanja pemerintah 7%-8%, dan sisanya ekspor-impor.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement