Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dipanggil Prabowo ke Istana, Menkeu Purbaya Mau Lapor Stimulus Ekonomi

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Senin, 15 September 2025 |13:11 WIB
Dipanggil Prabowo ke Istana, Menkeu Purbaya Mau Lapor Stimulus Ekonomi
Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat siang ini. Dia menuturkan akan melaporkan soal rencana stimulus ekonomi ke Presiden Prabowo.

"Kayaknya mau diskusi kebijakan stimulus ekonomi," kata Purbaya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/9/2025).

Saat ditanya apakah Presiden Prabowo Subianto yang akan mengumumkan stimulus ekonomi hari ini, dia mengaku belum tahu. 

"Saya belum tahu, belum tahu," ucapnya singkat.

Selain Purbaya, sejumlah menteri bidang ekonomi lain juga merapat ke Istana Kepresidenan. Mereka yakni Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli.

 

Sebelumnya, pemerintah tengah menyiapkan paket stimulus ekonomi tambahan atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Koordinator atau Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan, rancangan paket ini sudah dibahas dalam rapat bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Jumat (12/9/2025).

“Kita membahas terkait dengan paket ekonomi yang diminta oleh Bapak Presiden untuk segera disiapkan. Kali ini kami membahas dengan Pak Menteri Keuangan agar programnya sudah disiapkan pos anggarannya,” ujar Menko Airlangga.

Menurutnya, terdapat 8+4 program stimulus yang sedang difinalkan. Fokus utamanya adalah meningkatkan produktivitas, memperluas kesempatan kerja, serta menjaga daya beli masyarakat hingga akhir tahun.

Menko Airlangga menegaskan, seluruh program akan dijalankan hingga akhir tahun 2025. “Semua kita dorong sampai akhir tahun. Kemudian ada beberapa program lain termasuk di dalamnya implementasi dari Peraturan Pemerintah (PP) 28. Karena PP28 kan debirokritisasi, deregulasi. Itu akan mulai efektif Oktober 5 dengan fiktif positif OSS,” jelasnya.

Terkait besaran anggaran, Airlangga menyebut angka sudah ada, namun masih dalam proses pematangan. “Itu sudah ada, nanti kita sedang siapkan. Kita akan rapatkan hari Senin dan total nilainya akan kita fixkan,” katanya.

(Taufik Fajar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement