Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Thomas Djiwandono Masuk Daftar Calon Deputi Gubernur BI, Ini Tugas dan Tantangannya

Rohman Wibowo , Jurnalis-Selasa, 20 Januari 2026 |13:03 WIB
Thomas Djiwandono Masuk Daftar Calon Deputi Gubernur BI, Ini Tugas dan Tantangannya
Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono muncul sebagai calon kuat untuk menjabat Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). (Foto: Okezone.com/Kemenkeu)
A
A
A

JAKARTA – Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono muncul sebagai calon kuat untuk menjabat Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) menyusul mundurnya Juda Agung dari posisi tersebut.

Menurut Pengamat Perbankan Trioksa Siahaan, Deputi Gubernur BI yang baru harus memiliki kapabilitas untuk mengimbangi kerja-kerja moneter, meskipun latar belakang Thomas Djiwandono lebih banyak berkutat di bidang fiskal.

"Secara kapabilitas nanti akan berkembang seiring waktu, dan dalam pengambilan keputusan juga akan dirumuskan secara tim, serta dibantu oleh para ahli," ujar Trioksa, Selasa (20/1/2026).

Selain itu, penting juga diperhatikan sejauh mana efektivitas intervensi moneter Deputi BI yang baru. Deputi tersebut harus memahami kondisi moneter, mulai dari isu stabilitas nilai tukar hingga faktor politik global yang memengaruhi perekonomian.

"Keberhasilan selanjutnya tergantung pada kemampuan mengelola informasi dan mengambil keputusan dengan cepat, sehingga tercipta stabilitas moneter yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi," tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Deputi Gubernur BI Juda Agung resmi mengundurkan diri dari jabatannya.

 

Presiden Prabowo kemudian mengusulkan tiga nama kepada DPR RI untuk mengisi posisi Deputi Gubernur BI yang kosong, salah satunya adalah Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono.

"Ada beberapa nama, dan salah satu yang diusulkan memang Pak Wamenkeu, Pak Tommy (Thomas)," kata Pras.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement