Dalam acara tersebut, Alfamart juga mengundang lima penyetor minyak jelantah yang dianggap sebagai sosok yang berdampak bagi lingkungan atau komunitasnya, di kotak ucollect Alfamart wilayah Jabodetabek.
Salah satunya, Theresia Wiwik Triasih, seorang ibu rumah tangga asal Kembangan Jakarta Barat yang aktif mengajak ibu-ibu dari jemaat Gereja Santo Thomas Rasul, mengaku baru memahami dampak lingkungan dari pembuangan minyak jelantah secara sembarangan setelah mengenal program tersebut.
“Dulu minyak jelantah biasanya langsung dibuang. Setelah tahu dampaknya, dan melihat kotak ucollect di Alfamart dekat rumah, jadi tahu ada cara yang lebih aman sekaligus dapat manfaat, sekaligus mengajak ibu-ibu lainnya,” ucapnya.
Saat ini, kotak ucollect Alfamart telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, meliputi Kota Bandung, Bekasi, Cimahi, Denpasar, Depok, Jakarta (Barat, Pusat, Selatan, Timur, Utara), Kabupaten Badung, Bandung, Bandung Barat, Bekasi, Gianyar, Sidoarjo, Semarang, dan Tangerang, sehingga semakin memudahkan masyarakat di berbagai daerah untuk mengelola minyak jelantah secara bertanggung jawab sekaligus memperoleh manfaat ekonomi melalui konversi saldo dan A-Poin Alfagift.
(Agustina Wulandari )